Pengelolaan Bumdes tidak Maksimal

MUSI RAWAS- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memastikan sebagian besar badan usaha milik desa (Bumdes) yang ada di Bumi Lan Serasan Sekenetenan belum efektif. Dimana, hal tersebut dikarenakan sumber daya manusia (SDM) dan pengelolaan yang tidak maksimal.
“Untuk jumlah Bumdes yang ada saat ini sebanyak 183 dari 186 Desa yang ada di Mura. Sedangkan, tiga Desa yang belum terbentuk yakni 2 Desa di Kecamatan Muara Lakitan dan satu Desa di Megang Sakti,”jelas Kepala DPMD Kabupaten Mura, Ahmadi Zulkarnain melalui Kasi Pengembangan Usaha Ekonomi Desa dan Bumdes, Suharyono kepada Harian Silampari, Selasa (6/8).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, kendati secara kuantitas Bumdes sudah terbentuk di 183 Desa. Namun, tidak semuanya berjalan maksimal dan mayoritas stagnan atau berjalan dengan lambat.
“Sebagian besar Bumdes yang ada hanya berjalan ditempat. Dimana, hal ini disebabkan karena SDM serta pengelolaan bumdes yang belum maksimal,”terangnya.
Menurutnya, bumdes yang terbentuk saat ini bukan didasarkan secara kualitas melainkan kuantitas. Bahkan, bumdes yang paling banyak menghasilkan PAD Desa baru satu yakni Desa Petrans Jaya Kecamatan Muara Kelingi.
“Bumdesa Petrans Jaya ini bergerak dalam pengelolaan simpan pinjam dan peternakan dengan PAD Desa satu tahun sebesar Rp50 juta,”bebernya.
Terlepas dari itu, agar bumdes dapat berjalan dengan mksmal. Maka pihaknya memberikan pelatihan untuk memacu motivasi serta menambah pengetahuan dalam pengelolaan bumdes. Sebab setiap tahun dana Bumdes sudah dianggarkan melalui Dana Desa (DD) untuk pembinaan hingga modal untuk tahap awal. (HS-03)