Penikmat Wisata Lahat Harus Mengenal Medan

Silampari Online,

LAHAT – Wilayah Kabupaten Lahat memiliki berjuta pesona pariwisata bagi Sumatera Selatan (Sumsel), memang cocok penetapan yang dilakukan Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, menetapkan Bumi Seganti Setungguan menjadi daerah tujuan wisata.

Muat Lebih

Seperti pernyataan salah satu penggiat wisata Jack (41) warga Desa Geramat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, dari promo media sosial (medsos), media cetak dan televisi. Sangat menakjubkan dan alam yang indah didukung dengan peninggalan sejarah yang ada memberikan keunikan tersendiri. “Kami sangat bangga memiliki Lahat yang sangat indah pemandangannya, dan banyak peninggalan sejarah,” ungkap Jack, Senin (21/01).

Namun Jack sangat menyayangkan kebanyakan wisatawan dari luar Kabupaten Lahat hanya tahu Lahat memiliki banyak megalith sebagai peninggalan sejarah, Bukit Serelo sebagai ikon Lahat nan indah ditutupi lumut dan air terjun yang jumlahnya ratusan memiliki daya tarik tersendiri. Namun mereka tidak mendapat informasi bahwa dari jarak tempuh, ringan ataukah berat medan yang mereka tempuh, dan lain sebagainya mengenai keberaadaan tempat wisata tersebut.

“Kebanyakan mereka datang saja ke Lahat ini, misalnya langsung ke Bukit Besak atau Bukit Serelo yang berdampingan, namun tidak paham akan keselamatan dan tingkat kesulitan yang ada. Seharusnya ada informasi tentang hal itu, paling tidak mereka hafal kondisi di lapangan untuk keselamatan mereka,” imbuh Jack.

Terpisah, Andra Juarsah SPdi salah satu guru di Kabupaten Lahat mengatakan bahwa kegiatan Berwisata alam ke gunung, bukit, pantai, sungai atau air terjun sedang digandrungi oleh para remaja. Hal ini memiliki dampak positif bagi pelakunya, karena dengan berwisata ke alam dapat mengakrabkan, selain menyehatkan pula.

“Pastinya mengenalkan wisata suatu daerah, tapi tentu aktifitas tersebut bisa berdampak negatif bagi pelaku dan lingkungannya. Karena aktifitas di alam bebas beresiko untuk keselamatan pribadi baik karena kelalaian atau faktor alam, juga merusak keasrian, seperti menoreh pohon dan membuang sampah sembarangan. Kita berharap kawula muda yang berwisata ke alam di Lahat, menjaga keselamatan dan lingkungan,” tukasnya yang juga pengerak pencinta alam. (HS-06)