Penjual Hewan Kurban Dipantau Dinas Pertanian

LUBUKLINGGAU – Tim pemantau kesehatan hewan kurban Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau hingga dengan sekarang ini masih terus melakukan pengecekan kesejumlah pengepul maupun penjual hewan kurban.

“Kita sudah melakukan pengecekan hewan kurban seminggu yang lalu. Dan kita akan terus melakukan pengecekan hingga H+3 nanti,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Lubuklinggau, Dediansyah kepada Harian Silampari, Selasa (6/8).

Bacaan Lainnya

Hasilnya terdapat 12 penjual hewan kurban. Dan saat ini jumlah kambing di Lubuklinggau lebih kurang 600 ekor. Sedangkan untuk sapi terdapat 48 ekor. Namun evaluasi tahun kemarin, di H-1 dan H+2, kambing di Lubuklinggau hampir 700 ekor dan sapi kisaran 500 sampai 600 ekor.

“Karena nanti kambing dan sapi masuk dari mana-mana,” jelasnya.

Lebih lanjut, tim yang turun melakukan pengecekan asal hewan kurban dan memenuhi syarat atau tidak dengan melibatkan dokter hewan.

“Mereka sudah laporan dengan saya untuk sekarang mengenai hewan kurban, itu sudah memenuhi standar, dari kesehatan belum ditemukan adanya penyakit,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga telah menginstruksikan kepada staf-nya untuk membuat surat edaran Walikota agar disampaikan ke Camat dan Lurah. Itu mengenai bagaimana hewan kurban diantaranya mulai mengajukannya.

“Surat edaran lagi naik ke pak wali. Jadi ada surat edaran yang ditujukan kepada camat dan lurah untuk menyampaikan kepada masyarakat bagaimana syaratnya hewan kurban kambing dan sapi itu bagaimana. Itu dibuat,” terangnya.

Hingga dengan kemarin, tim pemantau kesehatan hewan kurban masih turun melakukan penmantauan. “Masih terus berjalan sampai H+3,” pungkasnya.(HS-01)