Perampok Bersenpi Bermodus Nagih Hutang

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono saat mengintrograsi tersangka Curas di Mapolres Lubuklinggau, Senin (7/10/2019). foto Aan Afriadi-Harian Silampari

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU
– Satreskrim Polres Lubuklinggau meringkus tiga tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Modusnya menagih hutang dengan membawa senjata api rakitan (Senpira) dan senjata tajam (Sajam) jenis pisau. Ketiganya tertangkap tangan, dua orang yakni Dien Saputra (39) dan Iwan Antono, warga Desa Pantai, Kabupaten. Dan satu tersangka lagi yakni Lukman (39), warga Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura.

“Ketiganya ditangkap Jumat (4/10). Tiga orang ini kita amankan pada saat mereka menagih hutang. Karena mereka menggunakan senjata api rakitan,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono dalam rilis tangkapan didampingi Wakapolres, Kompol Raphael dan Kasatreskrim, AKP Rivo Lapou.

Muat Lebih

Kejadian tersebut dialami korbannya Sumarni, Jumat (4/10) sekitar pukul 11.00 WIB di Jl Jend Muhamad Hasan, RT 8, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Pelaku tertangkap tangan saat menagih hutang ke korbannya. “Kita lakukan penggeledahan, ditemukan senpira yang berada didalam mobil avanza milik Iwan Antoni. Sedangkan pelaku Lukman ditemukan sajam jenis pisau dipinggang sebelah kiri. Jadi tiga orang ini, dua senpinya, satu sajamnya,” jelas Dwi. 

Para tersangka diketahui memiliki 4 LP.   “Mereka itu ada 4 LP. LP pertama 4 oktober, LP kedua sama, LP ketiga sama dan LP ke 4 ini tahun 2017 khusus iwan kasus curas tanggl 3 November 2017. Iwan ini curas di 2017, nagih hutang dan ngambil barang berupa emas dan motor,” jelasnya. Para tersangka dikenakan Undang-undang (UU) darurat tahun 1951 yaitu pasal 1 ayat 1. “Ancaman hukumannya 12 tahun penjara. BB (barang bukti) yang disita dua pucuk senpira, empat butir amunisi dan satu sajam jenis pisau,” pungkasnya.

laporan : Aan Afriadi
Editor : Agus Hubya