Satu Untuk Semua

Peringatan HAN 2018 di Mura Spektakuler

5

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Pelaksanaan puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2018 di Kabupaten Musi Rawas (Mura) berlangsung dengan meriah dan spektakuler. Bahkan, anak-anak di Mura mendapatkan apresiasi dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak yakni Seto Mulyadi atau sering dikenal dengan Kak Seto, karena dianggap cerdas.

Acara Peringatan HAN tahun 2018 dihadiri oleh Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mura, Hj Noviar Marlina Gunawan, Kepala BKPSDM Mura, H Rudi Irawan Ishak, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mura, Paisol, Kepala Balitbang Mura, H Hambang Hermanto, Plt Kepala Diskominfo Mura, M Rozak dan Aktivis Pemerhati Anak sekaligus Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak yakni Seto Mulyadi dan ratusan anak-anak disejumlah Kecamatan baik tingkat PAUD,TK,SD,SMP dan SMA.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Ahmadi Zulkarnain mengatakan, seperti tahun sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura melalui DP3A menggelar Peringatan HAN sebagai bentuk perhatian terhadap anak-anak yang ada di Mura.

“Kegiatan ini untuk memberikan motivasi bagi masyarakat dan anak-anak yang ada di Mura terutama dalam pemenuhan hak-haknya,” jelas Zulkarnain, Selasa (7/8).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk memberikan motivasi bagi anak-anak maka pihaknya sengaja mengundang Kak Seto untuk mengisi materi dalam acara tersebut terutama dalam pentingnya pemenuhan hak-hak anak. “Kita harapkan anak kita di Mura dapat bersemangat agar dapat menjadi generasi yang berkualitas dimasa depan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Mura, H Hendra Gunawan menjelaskan, walapun daerah Bumi Lan Serasan Sekentenan berstatus sebagai daerah tertinggal. Namun, anak-anak Mura menunjukkan semangat yang luar biasa dengan berbagai prestasi yang ada.

“Saya optimis dengan semangat yang ada pada anak-anak dapat mencatatkan sejarah untuk menjadi pemimpin baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat,” tutur Hendra.

Sedangkan, dalam motivasinya Kak Seto mengajak anak-anak di Mura dapat selalu Gembira merupakan kepanjangan dari gerak, emosi, makan, beribadah, istirahat, rukun/ramah, dan amal baik. Dimana, praktik Gembira yang dilakukannya sehingga di usianya saat ini tetap sehat dan lincah beraktivitas agar dapat diikuti anak-anak di Mura.

“Gerak diterjemahkannya dengan rutin berolahraga. Sebab, dengan bergerak tubuh akan menjadi berkeringat dan sehat, sehingga diri juga akan menjadi positif. Laku berikutnya adalah menjaga emosi stabil,” beber Kak Seto.

Selain itu, M adalah makan agar anak-anak dan orang tua menjaga asupan makanan sangat penting dengan mengonsumsi buah dan sayur untuk sarapan pagi. Termasuk, Beribadah memandang dekat dengan Tuhan akan menjauhkan hal negatif dalam diri. Berikutnya adalah istirahat dengan beristirahat delapan jam sehari dan membiasakan diri tidur yang cukup.

“R dalam Gembira berarti rukun atau ramah. Senyuman dapat membuat hubungan dengan orang lain menjadi baik sehingga rukun. Terakhir, A yang berarti amal adalah kunci hidup sehat yang terakhir dengan beramal diri akan bisa merasakan rasa senang karena sudah berbagi,” pungkasnya. (HS-03)

Komentar
Loading...