Perjuangkan Aspirasi Honorer non Kategori

AUDIENSI : Pelaksanaab audiensi Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer non Kategori dengan DPRD Kepahiang, Senin (10/2/2020). Foto : Istimewa.

SILAMPARI ONLINE, KEPAHIANG – DPRD Kepahiang menerima audiensi Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer non Kategori untuk meminta dukungan DPRD dalam memperjuangkan tuntukan mereka secara langsung kepada pemerintah Pusat untuk diangkat menjadi ASN atau Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Audiesi berlangsung di ruang kerja Komisi 1 DPRD Pada Senin (10/2).

Mewakili Forum Guru Tenaga Kependidikan Honorer non Kategori, Herwanda menyampaikan maksut kedatangan pihaknya ke DPRD adalah Meminta dukungan DPRD dalam memperjuangkan aspirasi Forum Guru.

Bacaan Lainnya

“Kami datang ke DPRD untuk meminta dukungan Wakil kami agar aspirasi kami dalam menuntut pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi untuk dapat mengangkat kami menjadi ASN atau paling tidak P3K,” kata Herwanda.

Diantara rekan-rekannya lanjut dia, sudah 10 tahun mengabdi bahkan ada yang 15 tahun tetapi gaji sama dengan tenaga kontrak yang baru saja bekerja, yakni diangka Rp 600 ribu. Karena itu, melalui audiensi ini pihaknya minta DPRD untuk dapat memberikan atau menganggarkan gaji setidaknya masuk kategori layak. “Mengenai tuntutan kepada presiden akan kami sampaikan beberapa hari kedepan dalam Rakornas yang akan digelar di Jakarta,” imbuhhya.

Lebih lanjut Herwanda juga mendorong pemerintah pusat dalam Rakornas nanti untuk presiden dapat menetapkan Keppres tentang nasib dan status Tenaga Kependidikan Honorer non Kategori, karena sebut dia, saat ini yang diperhatikan hanya honorer K2.

“Dalam Rakornas nanti kami akan tunjukkan kalo guru honorer non kategori yang usianya diatas 35 itu ada dan sudah menjadi masalah nasional,” sampai Herwanda.

Ketua DPRD Kepahiang, Windra Purnawan SP didampingi Wakil Ketua 1, Andrian Defandra dan anggota DPRD Kepahiang yang lain, Ansori,Budi Hartono, Haryanto, Eko Guntoro dan Joko Triono menegaskan jika DPRD Kepahiang mendukung penuh aspirasi yang disampaikan Honorer non Karegori ini, termasuk mengenai pengabdian yang sudah puluhan tahun piahknya akan sampaikan kepada Diknas Kepahiang, untuk memprioritaskan penggajian.

“Kita Di DPRD akan menyurati pihak Diknas untuk memperhatikan Gaji Honorer non Kategori ini tapi sebelumnya kepada kawan kawan Honorer saya minta untuk membuat catatan di mana sekolah tempat bertugas agar dapat kami sertakan dalam surat ke pihak Diknas,” sarannya.

Honorer non kategori ini lanjut Windra, adalah bagian penting dalam pembangunan Kepahiang. Oleh sebab itu menjadi tugas pihaknya juga dalam memperjuangkan masalah honor dan gajinya dalam APBD.

“Mengenai dukungan pada keberangkatan dalam Rakornas di Jakarta DPRD akan mendukung penuh atas perjuangan kawan-kawan honorer ini,” tegas Windra. (rilis/Humas DPRD Kepahiang)