Perpustkaan Papua Gali Informasi Cara Pengelolaan Perpustakaan Modern Lubuklinggau

k 21 orang tersebut diterima langsung oleh Kadispurasip Kota Lubuklinggau, Hj Kepala Perpustakaan Daerah, Hj Zaleha beserta staf pegawai dan ASN dari Papua, Kamis (8/8/2019). foto Kominfo Lubuklinggau.


Silampari Online
-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispurasip) Kota Lubuklinggau, Kamis (8/8) kedatangan tamu dari wilayah kawasan timur Indonesia. Siapakah gerangan? Mereka adalah tim dari Dinas Perpustakaan kabupaten/kota se-Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kedatangan tamu sebanyak 21 orang tersebut diterima langsung oleh Kadispurasip Kota Lubuklinggau, Hj Saleha beserta staf pegawai dilingkungan Dispurasip.

Bacaan Lainnya

Dihadapan para tamu peserta studi banding, Kadispurasip Lubuklinggau, Hj Saleha menceritakan awal mula berdirinya perpustakaan Kota Lubuklinggau.

“Dengan bermodalkan keberanian, saat ini perpustakaan kami telah memiliki fasilitas ruang membaca yang nyaman dan sangat strategis. Juga ada pelatihan komputer untuk masyarakat secara gratis, fasilitas edukasi, taman baca anak, mobil perpustakaan keliling untuk menjangkau sekolah dengan jarak tempuh cukup jauh, bahkan saat ini perpustakaan telah menjadi percontohan perpustakaan lain,”paparnya.

Salah satu peserta studi banding, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, Primus Oagai, dalam sambutan balasannya mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dispurasip Kota Lubuklinggau.

“Kedatangan kami yang tergabung dalam Advokasi Transformasi Perpustakaan Umum Berbasis Inklusi Sosial di Provinsi Papua dan Papua Barat ke Lubuklinggau ini tidak lain bertujuan untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dalam upaya memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui peningkatan kemampuan literasi yg pada akhirnya mampu mendorong kreatifitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan akses informasi.

“Perpustakaan di Lubuklinggau luar biasa. Titip pesan untuk Pak wali kota, agar melakukan pendekatan ke Perpusnas sehingga Lubuklinggau semakin dikenal dan dikunjungi oleh masyarakat luar. Harapan kami, dua tahun kedepan, Lubuklinggau bisa terpilih sebagai lokasi pencanangan daerah tempat peningkatan budaya baca secara nasional. Jadi tamu dari manapun bisa berkunjung kesini,” jelasnya. (Kominfo Lubuklinggau)