Persembunyian Buronan Curat Diintai Polisi

FOTO : POLSEKFOROKUTPOS AMANKAN : Tersangka saat diamankan di Mapolsek BP Peliung.

SILAMPARI ONLINE – Setahun buron, Tersangka Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) Ali Tonang (22), warga Dusun Lutih, Desa Negeri Pakuan, Kecamatan BP Peliung akhirnya ditangkap anggota Polsek BP Peliung setelah sebelumnya melakukan pengintaian lokasi persembunyian tersangka dikediamannya.
Sedangkan, rekannya berinisial RS (21), warga Dusun Lutih, Desa Negeri Pakuan, kecamatan Martapura lebih dulu ditangkap Polsek BP Peliung dan saat ini telah selesai menjalani masa hukumannya di Lapas Kelas II B Martapura.
Penangkapan tersangka diperkuat berdasarkan Laporan Polisi yang tertuang dalam LP -B/ 01/IV/2019/SUMSEL /OKUT/Sek.BPP, Tanggal 29 April 2019 dengan berdasarkan korban Zainuri (49), warga Dusun Lutih, Desa Negeri Pakuan, Kecamatan BP Peliung.
Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) itu terjadi (17/4) tahun lalu sekitar pukul 10.00 WIB dikediaman rumah korban yang sedang dalam keadaan kosong di Dusun Lutih, Desa Negeri Pakuan, Kecamatan BP Peliung .
Saat itu kedua pelaku masuk rumah korban dengan lebih dulu merusak pintu belakang rumah korban dengan menggunakan kapak. “Didalam rumah korban ini kedua pelaku mengambil uang Rp2,5 juta dan Handphone milik korban,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik melalui Kapolsek BP Peliung, Senin (13/7).
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian hingga Rp 4,5 juta dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek BP Peliung untuk penyelidikan lebih lanjut. Tepatnya Rabu (8/7) sekitar pukul 15.00 WIB anggota Polsek BP Peliung mendapatkan informasi bahwa tersangka Ali Tonang telah kembali kerumahnya.
“Setelah melakukan pengintaian secara mendalam ke lokasi target DPO Curat itu. Kita langsung melakukan penangkapan di rumahnya. Tersangka kita tangkap sedang duduk didalam rumahnya,” tegasnya.
Untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut akhirnya tersangka dibawa ke Mapolsek BP Peliung. Dihadapan Polisi tersangka Ali Tonang mengakui perbuatannya. “Sudah kita Pemeriksaan (BAP) dan melengkapi Administrasi Penyidikan,” pungkasnya. (clau)