Perubahan Sekolah Diganjar Prestasi

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> Kepala MIN 1 Musi Rawas Hidayat mendapatkan Inovasi Awards dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan dan diserahkan langsung oleh Bupati Mura.

Silampari Online,

MUSI RAWAS – Kepala MIN 1 Musi Rawas Hidayat mendapatkan Inovasi Awards dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan dan Kementerian Agama Musi Rawas, yang diserahkan langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan.

Penghargaan tersebut dalam rangka acara Pemberian Religion Innovation Award dalam rangka HAB Kemenag RI ke-73. Award diberikan atas dedikasi Hidayat menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasikan hal baru yang lebih baik dan melaksanakan tugas sebagai ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas.

“Saya bersyukur setelah melalui proses seleksi bisa mendapatkan penghargaan untuk kategori Inovasi Awards,”ujarnya.

Prestasi ini tentunya tidak lepas dari dukungan semua pihak mulai pelajar, guru, orang tua, dan lainnya. Yang terus mendukung program-program sekolah, hingga sekolah terus mengalami perubahan ataupun peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Pada prinsipnya inovasi awards diberikan karena mampu mengembangkan sesuatu yang ada. Seperti jika selama ini sekolah kumuh, dengan adanya perubahan bisa menjadikan sekolah tersebut asri. Begitu juga, dengan medset masyarakat yang selama ini berangapan madrasah tidak ada apa-apanya dengan adanya perubahan medset tersebut animo masyarakat untuk ke madrasah semakin meningkat.

“Arinya kehadiran saya di madrasah ini, memberikan warna tersendiri. Tiga tahun menjabat sebagai kapala MIN 1 Musi Rawas, muridnya semakin meningkatkan bahkan jauh berapa kali lipat dibandingkan sebelumnya. Ini juga, tidak terlepas dari ekskul dan proses pembelajaran serta sarana dan prasarana yang terus ditingkatkan,” ujar Hidayat.

Hidayat menjelaskan, untuk pembelajaran disekolah sendiri dirinya terus memperbaiki model pembelajaran. Setiap usai semesteran,dirinya selalu melakukan evaluasi hal tersebut guna meningkatkan kualitas guru.

Satu bulan sekali, mereka selalu melakukan evaluasi bahkan ia langsung observasi ke kelas untuk melihat bagaimana proses belajar mengajar dimadrasahnya. Setelah itu, baru dilakukannya rapat untuk membahasa mengenai banyak hal terutama hasil kerja, model pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, juga ada sharing dan membahas dimana letak kelemahan atau kekurangan dalam proses KBM sehingga dapat diperbaiki atau ditingkatkan lagi.

Kemudian, untuk meningkatkan kualitas guru biasanya mereka selalu diikutserta dalam kegiatan seperti KKG bersama dengan guru-guru dari SD dan MI lainnya. Dengan keikutsertaan tersebut, nantinya bisa saling sharing terutama mengenai model pembelajaran. Dengan meningkatnya animo masyarakat,sekolah juga makin gencar melaksanakan dan menerapkan berbagai program baru, baik bidang keagamaan, akademik dan non akademik.

“Inovasi terus kami lakukan, untuk kedepannya kami akan terus berbenah. Yang sudah baik akan kita pertahankan dan yang kurang akan ditingkatkan ataupun diperbaiki. Sehingga, nantinya mampu melahirkan anak bangsa, yang memang berguna bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.(HS-02)