Petani Simpan Kecepek

Silampari Online, 

MUSI RAWAS-Nasib buruk mendekam sel penjara, kini harus diratapi Tendi Fendri (32) warga desa Muara Kati Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas (Mura). Betapa tidak, akibat ulahnya sendiri sengaja menyimpan mempergunakan senjata api rakitan (Senpira) laras panjang jenis kecepek. Laki-laki keseharian bekerja sebagai petani tengah bermalam sebuah pondok pinggir sungai melekai tak berkutik ditangkap unit reskrim Mapolsek Muara Beliti, (28/1) sekitar Pukul 23.30 Wib. Tertangkap tangan Tendi, semula laporan berawal dari laporan keresahan warga masyarakat mengetahui diduga bersangkut memiliki pucuk senpira dalam setiap aktivitasnya. Sehingga, bermodalkan infomasi tersebut petugas dipimpin langsung Kanit Reskrim Bripka Epran Sopian bergerak lakukan penyelidikan, kemudian memburu keberadaan pelaku. Alhasil, setelah salah satu anggota berhasil mengendus keradaan pelaku. Petugas bergerak mendatangi bersangkut guna dilakukan penangkapan.

Muat Lebih

Selanjutnya, rombongan petugas dengan sigap berhasil masuk sebuah pondok berada tepian aliran sungai. Tanpa perlawanan, Tendi tengah bersama barang bukti (BB) sepucuk senpira disimpanya diatas plafon pondok tanpa perlawanan digelandang ke Mapolsek Muara Beliti guna mempertanggung jawabkan perbuatan dimata hukum.

Kapolsek Muara Beliti AKP Tri Sopa membenarkan adanya kejadian tertangkapnya satu warga kedapatan menguasai dan menyimpan senpira laras panjang jenis kecepek. Adapun, terungkapnya kepemilikan ilegal senpira semua berkat kerjasama informasi dukungan kesadaran warga masyarakat atas dilarang keras kepemilikan senjata api.

“Awalnya semua bisa terungkap akibat adanya warga melapor sesuai dilik aduan : LI/ 08 /I/2018/intelkam tgl 27 januari 2018, kemudian Laporan polisi model A:LP/A-01/I/2018/SS/Mura/beliti tanggal 28 januari 2018. Setelah dicek kebenaran, mendatangi lokasi mengeleda seisi pondok tempat sepucuk senpira kecepek berada diatas plafon berhasil kita amankan,”jelas Tri kepada Harian Silampari, Senin (29/1).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa dari perbuatanya maka yang bersangkutan telah diperiksa dan dikenakan undang-undang darurat ancaman hukuman 20 tahun penjara. “Hingga sampai sekarang, untuk Tendi kita amankan sel tahanan Mapolsek. Karena, akibat perbuatannya kita arahkan kepemilkan senpira tanpa izin dan dikenakan UU darurat No 53 ancaman 20 tahun penjara,”pungkasnya. (HS-02)