Petani Tewas dengan Usus Terburai

 

SILAMPARI ONLINE- Pelaku berinisial MS (35), warga Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang diduga nekat menikam, seorang Petani SP (28), warga Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang. Akibatnya, korban tewas dengan sejumlah luka tusuk dengan bagian dalam perut terburai.

Bacaan Lainnya

Kejadian itu terjadi tepat di depan rumah korban pinggir jalan Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor :LP.A/07/ VIII/2020/SUMSEL/OKUT/SEK MPA,Tanggal 02 Agustus 2020.
Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 3 KUHPidana itu terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu korban SP sedang berada dipinggir jalan tepat didepan rumah korban yang berada di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang. Tanpa disadari pelaku MS datang secara tiba tiba dan langsung menusuk perut korban.
“Ini korban penganiayaan, untuk motif permasalahannya belum jelas. Ada kemungkin dendam lama,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik melalui Kapolsek Urban Martapura Kompol Jhon Sahibi SH, Senin (3/8).
Akibat kejadian tersebut kata Kapolsek, korban mengalami luka tusuk satu liang pada bagian perut sebelah kanan dan luka robek di bahu sebelah kanan. Sementara pelaku setelah melakukan penganiayaan tersebut kabur melarikan diri.
“Korban di bawa kerumah sakit umum Martapura dan saat korban dirawat meninggal dunia di RSUD Martapura,” jelasnya.
Hingga kini team Opsnal Polsek Urban Martapura masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kasus tersebut. Bahkan dari hasil penyelidikan sementara Polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti diantaranya sarung pisau yang terbuat dari kayu yang diduga milik pelaku.
“Untuk penyelidikan sementara kita berhasil menemukan barang bukti sarung pisau yang diduga milik pelaku. Sedangkan pelakunya saat ini kita masih melakukan pengejaran,” pungkasnya. (clau)