oleh

Petani Tewas Kesetrum Ranjau Babi yang Dipasangnya Sendiri

Silampari Online 

INDRALAYA- Seorang petani di Dusun 1, Desa Tanjung Alai, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Tayadi (48) ditemukan tewas kesetrum ranjau babi yang dipasangnya sendiri di sawah Lebak Segonang, Desa Tanjung Alai, pada Jum’at (28/5/2021) Sekitar Pukul 23.00 Wib.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara mengungkapkan, sekitar pukul 04.00 WIB, Sabtu (29/5/2021), teman korban Darti (60) warga Desa Harapan Jaya, Kabupaten OKU Timur, mendatangi rumah Kepala Desa (Kades) setempat dan melaporkan bahwa korban meninggal dunia di sawah Lebak Segonang.

“Korban ini adalah teman saksi sebelum meninggal. Menurut keterangan saksi, bahwa dia bersama korban melakukan kegiatan menyetrum babi dengan menggunakan mesin jenset Sekira Pukul 23.00 Wib,”jelas Robi, Senin (31/5/2021).

Lalu kemudian, saksi dengan korban memeriksa hasil menyetrum bersama, tetapi berlainan arah. Setelah mengecek hasil menyetrum, korban tidak terlihat lagi oleh saksi. Kemudian saksi mencari korban dan ditemukan sudah meninggal, diduga akibat terkena setruman babi yang dipasang oleh saksi dan korban.

“Kemudian saksi melapor ke Kades, dan Kades melapor ke Polsek Rantau Alai serta menghubungi Inafis Polres Ogan Ilir. Setelah itu kita langsung melakukan olah TKP dan indentifikasi korban,”terangnya.

Setelah olah TKP dan mengumpulkan bukti, tim di lapangan menyimpulkan bahwa korban murni meninggal akibat kesetrum ranjau babi. Atas permintaan pihak keluarga, untuk tidak dilakukan autopsi ke rumah sakit.

“Pihak keluarga korban tidak akan melaporkan peristiwa ini dan menerima sebagai musibah. Kita juga sudah berkoordinasi dengan bidan desa untuk visum luar. Pihak keluarga korban juga ingin segera membawa korban pulang untuk segera dimakamkan,”pungkasnya. (Sumeks.co.id)