Peternakan Ayam Meresahkan Warga

Tim gabungan pemerintah Kota Lubuklinggau saat meninjau langsung laporan warga terkait ternak ayam yang membuat tidak nyaman warga, Jumat (30/8/2019)

*Jarak ke Pemukiman Warga Harus 6 Kg

LUBUKLINGGAU
– Menindaklanjuti laporan dari warga masyarakat Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau barat I, bahwa warga setempat komplain adanya ternak ayam karena menimbulkan bau tidak sedap, banyak lalat dan lain-lain.

Untuk itu, pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Lubuklinggau bersama instansi terkait lainnya langsung mendatangi tempat ternak ayam tersebut.

Muat Lebih

“Dua hari yang lalu, ada laporan dari warga terkait itu, kemudian kita membentuk tim yang ditugaskan mulai dari Camat, Lurah, Kepala Dinas Peternakan, BPPRD, Perizinan dan Dinas Lingkungan Hidup dan DPMPTSP,”kata Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau, Hendra Gunawan kepada Harian Silampari, Kamis (5/9) di Hotel Burza Lubuklinggau.

Hendra mengatakan setelah informasi diterima dan dibentuk Tim, langsung ke tempat ternak ayam untuk mengecek kebenarannya, apakah laporan warga benar atau tidak. “Setelah dicek ternyata benar bahwa usaha tersebut seharus memilik izin. Dan ternyata semua berkas izin itu tidak ada,”jelasnya. Dari pihak Dinas tehnis, katanya sudah melaporkan bahwa itu tidak dibenarkan, dan menyalahi aturan, baik dari aturan Lingkungan Hidup, dampak lingkungannya, amdalnya dan lain sebagainya. Karena semuanya ada aturannya.

“Tindaklanjutnya, segera memindahkan. Seharusnya, kalau peternakan ayam itu, aturannya jarak peternakan ayam dengan pemukiman warga harus 6 kg. Baik itu, Modal usahanya, hasil produksinya, kalau dia komersil, penjual dengan skala yang banyak atau besar, itu sudah harus ado aturannya,” paparnya. Lebih lanjut, Hendra mengatakan pada saat peninjauan itu juga pihaknya sudah sepakat bersama, bahwa itu segera dipindahkan. Waktu yang diberikan untuk pemindahan itu sampai tanggal 30 September 2019 ini.

“Karena dia sudah membuat surat pernyataan. Isi dalam surat pernyataan itu bahwa dia akan memindahkankan. Kalau memang belum dipindahkan lewat dari tanggal 30 September maka, terpaksa Satpol PP turun tangan,”pungkasnya.(HS-01)