Petugas Bongkar Paksa Dagangan PKL

Teks Foto Para petugas saat membongkar barang dagangan PKL yang masih berjualan disepanjang trotoar jalan Sudirman dan A Yani, Selasa (3/3/2020)


SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU – Tim Gabungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berjualan disepanjang trotoar jalan Sudirman dan A Yani. Beberapa barang dagangan terpaksa dibongkar petugas untuk diminta pindah lokasi, Selasa (3/3/2020).

Bacaan Lainnya

Tim gabungan yang terdiri dari Disperindag, Dishub, Polres, Koramil dan Sat Pol PP membersihkan lapak dagangan yang kembali menjamur. Tidak ada perlawanan yang berarti dari para pedagang, mereka hanya pasrah melihat barang dagangan dan lapak mereka dibongkar paksa.
Kadisperindag Kota Lubuklinggau, Surya Darma mengatakan kegiatan penertiban ini adalah program rutinitas tim gabungan karena berulang kali PKL setelah diingatkan dan ditertibkan masih kembali berjualan dibadan jalan yang mengganggu pejalan kaki untuk melintasi jalan trotoar, bahkan ada yang menjual senjata tajam.

“Penertiban ini rutinitas kita, karena sebelumnya tahun 2019 telah ditertibkan tapi masih bandel berjualan. Bahkan, ditemukan PKL yang menjual senjata tajam. Selain mengganggu, tentu sangat meresahkan,”kata Surya kepada Harian Silampari (group silampari online), Selasa (3/3/2020).

Dirinya menyebut, pihaknya telah memberikan solusi kepada para pedagang yang ingin pindah, karena saat ini banyak pasar yang bisa dimanfaatkan untuk berjuaalan seperti Pasar Satelit, Pasar Gang Becek, Pasar Lubuk Kupang.
“Kita melarang mereka berjualan mengganggu jalan, silahkan mereka pindah ke bagian dalam jangan di jalan, mereka mau berjualan silahkan kita tidak pernah melarang,”ungkapnya.

Menurutnya, bila tidak ditertibkan ke depan akan semakin sulit, bahkan, masyarakat enggan datang ke pasar untuk berbelanja. (Ric)