oleh

Pilih Nansuko Bukan karena Imbalan

-Tak Berkategori-205 Dibaca

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Kampanye dialogis pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar di jalan Nias Kelurahan Jawa Kanan, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, dihadiri ratusan warga masyarakat, Rabu (4/4). Perwakilan dari tokoh masyarakat, Arahman mengajak warga Jawa Kanan pada 27 Juni 2018 untuk mencoblos nomor 2. Apa alasannya mencoblos nomor 2? Kata dia, karena Nansuko sudah terbukti dan teruji. Semua program 5 tahun yang lalu terlaksana semuanya.
“Sebelumnya,banyak penderitaan yang telah kita alami. Sejak kepemimpinan Nansuko 5 tahun kemarin penderitaan kita terhilangkan dan terpuaskan, baik dalam pembangunan fisik maupun nonfisiknya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa begitu banyak yang telah dibantu khususnya di Kelurahan Jawa Kanan ini. Dan semuanya itu sudah kita nikmati. Jadi, buat apalagi memilih yang belum pasti.
“Jalan mulus, pembangunan oke, wisata yes. Pokoknya sangat banyak sekali yang telah kita nikmati dan itu hanya selama kepemimpinan Nansuko ini,” ucapnya.
Ia mengajak warga masyarakat agar pada 27 Juni pada pencoblosan untuk mengajak famili, sanak saudara dan tetangga untuk mencoblos Nansuko nomor urut 2. Karena masih banyak lagi program-program yang akan dibangun dan direalisasikan oleh Nansuko ini.
“Dan itu bukan hanya diakui di linggau saja malahan sudah nasional. Masih banyak yang belum maksimal dan itu butuh dilanjutkan kembali supaya bisa 100 persen terealisasikan,” katanya.
Sebagai bukti saja, lanjut dia pembangunan di Kota Lubuklinggau selama kepemimpinan 10 tahun yang lalu jam gadang yang berada di depan Kantor Pemkab Musi Rawas akhirnya terbengkalai karena habis masa jabatannya.
“Selama kepemimpinan Nansuko ini semuanya direalisasikan walaupun belum maksimal. Semuanya itu butuh proses dan bertahap. Marilah kita lanjutkan kembali,” ajaknya kepada warga.
Ditambahkan, warga setempat, Taher mengatakan kepada warga bahwa selama kepemimpinan Nansuko memang benar-benar sudah dirasakan oleh masyarakat khsususnya jalan Nias Jawa Kanan ini.
“Nansuko ni barang langka, padek sudah terbukti. Buktinya, dari sekian banyak Walikota dan Wakil Walikota satu periode pisah. Tapi, ini tidak masih tetap akor untuk melanjutkan pembangunan ini,” tegasnya.
Sepatutnya, kata dia Nansuko ini bukan lagi mencalonkan Walikota dan Wakil Walikota tapi sudah patut dan sepantasnya mencalonkan sebagai Gubernur Sumsel karena sudah terbukti semuanya. “Jadi, marilah renungkan selama 5 tahun kepemimpinan Nansuko ini, maju apa tidak,” ucapnya.
Sementara itu, Hj Yetti Oktarina Prana didampingi H SN Prana Putra Sohe menceritakan kejayaan selama kepemimpinan Nansuko di Kota Lubuklinggau. Ada sebagian warga masyarakat mengira Nansuko gila atau sebagainya.
“Kalau Nanan gilo tidak mungkin mendapatkan penghargaan 7 Walikota terbaik Se Indonesia. Bayangkan, Nansuko memang serius dalam memakmurkan dan memajukan Kota Lubuklinggau yang selama ini tidak dikenal dengan kemajuannya. Yang dikenal sama orang luar hanya, Linggau kriminalnya tinggi. Sekarang mana buktinya. Se sumsel, Linggau tingkat perekonomian nomor 2 setelah Prabumulih,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan Kota Lubuklinggau tidak kaya tapi, bisa maju berkat kepemimpinan Nansuko ini. Apa yang tidak dibantu, 350 guru ngaji diberangkatkan umroh, seluruh masjid dibantu dan pembangunan lainnya.
“Semuanya itu hanya terealisasikan seoama kepemimpinan mereka. Jadi, jangan ragu dan bimbang lagi, pada 27 Juni nanti bulatkan tekad untuk memilih Nansuko dengan mencoblos nomor 2,” pungkasnya.
Usai melaksanakan kampanye di Jawa Kanan, Nansuko melanjutkan ke Kelurahan Cereme Taba. Di sini, baik H Nanan maupun Sulaiman Kohar disambut antusias warga.
Tokoh masyarakat Cereme Taba, Yunus mengajak masyarakat tidak lagi salah memilih seperti 5 tahun sebelumnya. Ia mengaku sejak Nansuko memimpin, Lubuklinggau mengalami banyak perubahan. Untuk itu ia sepakat bersama warga lainnya berjuang memenangkan Nansuko pada Pemilukada Lubuklinggau mendatang. “Jangan salah pilih lagi, Nansuko sudah terbukti. Kalau dulu Nansuko dapat 100 yang lain 200, sekarang kita harus memenangkan Nansuko 75 persen. Kita memilih Nansuko bukan karena dikasih baju, tapi ikhlas tanpa imbalan apapun,” ucapnya.
Usai kampanye, seperti biasanya Nanan bersama Yetti Oktarina lari keliling wilayah Cereme Tabah menemui warga disetiap rumah yang dilewati. Sepanjang jalan menuju titik akhir kampanye, Nanan disambut antusias warga yang minta foto bersama. (HS-07)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel