oleh

Pilkades Sistem E-Voting Bakal Diteliti

-Musi Rawas, news-466 Dibaca

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengusulkan tahun depan dilakukan penelitian efektivitas pemilihan kepala desa (Pilkades) sistem E-Voting.

Penelitian ini untuk menjawab opini yang ada di masyarakat terkait keakuratan melalui sistem tersebut.

Kepala Balitbang Kabupaten Mura, H Bambang Hermanto mengatakan, bahwa tahun ini pihaknya tahun depan direncanakan untuk melakukan penelitian efektivitas penyelenggaraan pilkades dengan sistem e-voting.

“Rencana ini sudah kami usulkan sejak tahun 2018 lalu. Sehingga, ditahun depan pelaksanaannya bisa terealisasi,”jelas Bambang saat diwawancarai Harian Silampari, Selasa (2/4).

Penelitiannya ini nanti akan menggandeng perguruan tinggi dengan membandingkan antara pelaksanaan pilkades sistem manual atau coblos dengan e-voting.

“Kita teliti dan bandingkan mana yang lebih baik keakuratannya serta ketransparan dengan dua sistem yang berbeda,”terangnya.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya menilai pelaksanaan pilkades dengan e-voting sangat tepat. Sebab, melalui sistem ini membuat tingkat kecurangan sulit atau kecil kemungkinan.

“Kedepan kami juga mengusulkan adanya perbaikan dengan merubah pola pemilihan berdasarkan undangan diubah ke sidik jari atau retina mata,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Mefta Jhoni melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa (Pemdes), Rian Pratama menjelaskan, sedikitnya 40 Desa yang habis masa jabatan sebagai Kades dan akan dilakukan pemilihan secara serentak di tahun 2020 dengan menggunakan sistem e-voting.

Sedangkan, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Mura, M Rozak mengakui, untuk saat ini alat e-voting yang tersedia sebanyak 13 unit.

Dimana, untuk kalkulasi pemilih dalam penggunaan alat e-voting satu generator untuk 500 pemilih. Namun, bila lebih dari itu maka kebutuhan alat e-voting ditambah dengan meminjam ke daerah lain,”pungkasnya. (HS-03)