Pinjam Motor Malah Digadaikan Lalu Dijual

Tersangka diamankan di Mapolres Lubuklinggau

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Lubuklinggau meringkus
Bayu Saputra (26), warga Jl. Garuda Hitam Rt. 02 Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau. Pria yang bekerja sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) inj diduga menggelapkan sepeda motor milik Ricki Pratama Saputra (28), warga Jalan Yos Sudarso Rt. 02 Kelurahan Batu Urip Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau.

Bacaan Lainnya

Kejadian kasus penggelapan itu terjadi Sabtu, 01 Juni 2019 sekira pukul 21.00 wib. Berawal, tersangka mengajak korban untuk mencari motor yang bisa dibeli namun saat beberapa lama diperjalanan tidak ditemukan dan korban berencana untuk pulang lalu pelaku mengatakan kepada korban hendak meminjam motor miliknya. Setelah hari raya lebaran akan dikembalikan, mendengar itu korban pun memberikan motor tersebut kepada pelaku lalu Pelaku mengantarkan korban pulang setelah itu selang seminggu pelaku menggadaikan motor tersebut kepada Bedong beralamat di Kelurahan Pasar Permiri sebesar 500 ribu rupiah dan Bedong hendak mengembalikan motor tersebut kepada Pelaku namun pelaku malah menyuruh Bedong menjual motor tersebut dan membagikan hasilnya sehingga hasil penjualan motor tersebut pelaku mendapatkan uang Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) dan Bedong mendapatkan Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah) . Dan motor korban tersebut adalah Jenis yamaha Mio warna hitam Plat BG 4853 HN An. Ajeng Aisyah Permata Sari.

Korban pun melapor ke Polres Lubuklinggau. Bekal pengaduan itu, Pelaku ditangkap di Jalan
Garuda Hitam Gang Surya Kelurahan Pasar Permiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau dan pada ditangkap pelaku tidak melakukan Perlawanan serta dihadapan anggota Pelaku telah mengakui Perbuatannya.

“Barang Bukti (BB), 1 (Satu) lembar STNK motor Yamaha Mio warna Hitam atas Ajeng Aisyah Permata Sari,” demikian Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andrian dalam press rilis.

Laporan : Nofi Ardiyanto
Editor : Agus H