PKL Tugu Kopi dan Taman Santoso akan Direlokasi

PERSUASIF : Anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kepahiang, saat melakukan upaya persuasif kepada pedagang agar mau direlokasi, Selasa (4/2/2020). Foto : Darul Qutni/Silampari Online.

SILAMPARI ONLINE,  KEPAHIANG – Pedagang Kaki Lima (PKL) akan direlokasi ke terminal Kepahiang, dalam rangka menertibkan PKL di seputaran badan jalan Tugu Kopi dan Taman Santoso Kepahiang. 

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kepahiang, A Gani SSos melalui Kabid Ketertiban Umum (KKU), Ahmad Suryadi SIP mengatakan, pihaknya dalam hal ini hanya membantu menertibkan para PKL, tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dalam hal ini kami hanya melakukan perintah untuk pendekatan persuasif kepada pedagang agar mau direlokasi,” jelas Suryadi kepada wartawan, Selasa (4/2).

Perihal di mana tempat pedagang akan ditempatkan, lanjut dia, itu bukan wewenang Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kepahiang. “Karena dalam hal ini ada juga dinas terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan,” ungkap Suryadi.

Sementara, Kepala Terminal Kepahiang, RE Harahap menyambut baik kedatangan Satpol PP yang meninjau lokasi rencana PKL akan direlokasi. Ucok sapaan akrab Kepala Terminal Kabupaten Kepahiang tersebut mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para supir angkutan yang setiap hari mangkal di Terminal Kepahiang dan dalam hal ini kata dia, pihaknya sudah menyiapkan lahan.

“Supir ini siap dimajukan ke bagian depan dan tempat relokasi pedagang sudah kami beri tanda namun bangunan pedagang tidak boleh permanen, Siang dipasang sore saat tutup boleh dibongkar,” jelas dia.

Karena terang dia, siapa tahu akan ada rehap pembangunan terminal, karena terminal bukan tempat pedagang. “Namun karena belum ada tempat sementara bisa menggunakan terminal,” ujarnya.

Hal ini juga lanjut Ucok, sudah dirapatkan  bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang Zamzami Zubir bersama Kabid Lalulintas, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepahiang, Camat dan Lurah.

“Para pedagang sudah menyetujui dan membuat surat pernyataan,” tukasnya. (KHS-06)