PNS dan TKS RSUD Rupit Tes Urine

Silampari Online,

MURATARA – Sebanyak 361 pegawai RSUD Rupit, Kabupaten Muratara, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dilakukan tes urine.

Tes urine tersebut berlangsung di RSUD Rupit dengan mendatangkan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau, Senin (14/1).

Direktur RSUD Rupit, dr Herlina mengatakan, sebanyak 361 pegawai RSUD Rupit tersebut terdiri dari 35 pegawai berstatus PNS dan 326 pegawai berstatus TKS.

“Semuanya dites urine, baik PNS maupun TKS, termasuk dokter, kita mendukung penuh visi misi bupati dan wakil bupati untuk memberantas narkoba di Kabupaten Muratara,” katanya.

Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat mengatakan, tes urine dilakukan setelah pihaknya menerima laporan ada indikasi oknum pegawai di RSUD Rupit mengkonsumsi narkoba.

“Hari ini kita hanya bersih-bersih saja, sehubungan ada laporan dan sesuai dengan visi misi kami, jadi kita adakan tes urine,” katanya.

Bupati menegaskan, apabila ada oknum PNS yang positif mengkonsumsi narkoba maka akan dicopot dari jabatannya, sementara jika ada oknum TKS yang menggunakan narkoba maka akan diberhentikan.

“Kalau dia ada jabatan akan dicopot dari jabatannya, kalau dia tidak ada jabatan seperti TKS akan diberhentikan,” tegasnya.

Bupati berharap, hasil dari tes urine tersebut semuanya negatif dan tidak ada pegawai yang terindikasi narkoba, karena sebagai petugas pelayanan kesehatan harus bersih dari narkoba.

“Harapan kita tentu laporan dari masyarakat itu tidak benar, semuanya bersih, tapi kalau memang ada yang positif maka akan kita berikan tindakan tegas, ini sudah menjadi komitmen kami,” ujarnya. (KHS-01)