Pol PP Tertipkan Sekelompok Anak Punk

Tertipkan Anak Jalanan

LUBUKLINGGAU – Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Lubuklinggau H Riki Junaidi mengintruksikan Dinas Sosial (Dinsos) dan Sat Pol PP Kota Lubuklinggau untuk menertipkan anak jalanan, gepeng dan anak punk yang masih bandel berkeliaran di jalan raya Kota Lubuklinggau. Untuk itu, kemarin, Selasa (20/2) Dinas Sosial bersama Sat Pol PP Kota Lubuklinggau melakukan razia ke beberapa titik untuk menertipkan anak jalanan, gepeng dan anak punk tetsebut.

Muat Lebih

Pantauan Harian Silampari, tim berkumpul di Kantor Sat Pol PP pada pukul 10.30 WIB. Kemudian, tim mulai bergerak menggunakan dua dump truk dan sebagian menggunakan kendaraan roda dua yang arahnya berpencar. Satu dump truck menuju arah lampu merah Kenanga Kecamatan Lubuklinggau Utara II dan satu dump truck lagi menuju Taba Pingin Kecamatan Lubuklinggau Selatan II diantaranya parkiran kompi dan lampu merah lapter. Saat melewati lampu merah RCA, petugas mendapati satu orang gepeng saat berada di tepi lampu merah. Kemudian, petugas yang arahnya ke Kompi mendapatkan 4 orang anak Punk dan sebagiannya lagi lolos dari pengejaran petugas. Kemudian, selebihnya anak jalanan, gepeng dan pengemis didapati di lampu merah Kenanga. Semuanya itu langsung diangkut oleh petugas menuju Dinsos Kota Lubuklinggau.

Kepala Dinsos Kota Lubuklinggau A H Ritonga mengatakan bahwa razia yang dilaksanakan itu merupakan intruksi dari Pjs Walikota untuk menertipkan supaya menjaga keamanan dan kenyamanan dijalan raya. “Inilah yang bisa dilakukan, untuk selanjutkanya kita akan melakukan pemetaan dalam artian mendata yang mana warga pribumi dan mana warga pendatang,” jelasnya.

Bagi warga pendatang, lanjut dia akan menghubungi Dinsos yang bersangkutan dimana daerah asalnya dan bagi warga pribumi maka, akan dilihat sesuai tingkat kesalahannya dan dilakukan pembinaan. “Kalau seandainya sudah mengarah kriminal, ngelem atau narkoba lainnya akan kita kirim ke klinik asifah di kayu ara,” ucapnya.

Diakuinya, masih ada dua orang anak punk posisinya sudah berulang. Dimana sebelumnya sudah terjaring razia tapi masih melakukan hal demikian. “Yang sudah berulang ini solusi untuk itu yakni, rambutnya akan kita gunduli,” jelasnya.

Sementara itu, Pjs Walikota Lubuklinggau H Riki Junaidi membenarkan adanya intruksi untuk menertipkan anak jalanan, gepeng dan anak punk untuk menciptakan kenyamanan di jalan raya. “Hal itu upaya menciptakan situsaasi keamanan dan kenyamanan jalan raya di Kota Lubuklinggau,” pungkasnya.(HS-07)