Polisi Jangan Terlibat Korupsi dan Narkoba

SILAMPARI ONLINE

MARTAPURA – Kepada seluruh anggota polisi di wilayah hukum Polda Sumsel untuk tidak terlibat korupsi dan narkoba. Hal ini diungkapkan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Firli Bahuri saat melakukan kunjungan kerja di Polres OKU Timur sekaligus meresmikan gedung aula serbaguna Sanika Satyawada, kemarin (15/9).
Saat memberikan arahan dihadapan ratusan personel Polres OKU Timur, Kapolda menegaskan bahwa keberadaan anggota Polri ditengah-tengah masyarakat bertujuan mewujudkan terselenggaranya keamanan, ketertiban masyarakat. Selain itu menegakkan hukum demi terselenggaranya pengayoman perlindungan dan pelayanan terhadap masyarakat.

Muat Lebih

“Anggota Polri harus dapat memastikan daerahnya masing-masing tidak terjadi konflik, baik itu konflik sosial maupun lainnya. Sebab itu akan menjadi pemicu gangguan di masyarakat,” ujarnya.
Kepolisian lanjut Ketua KPK terpilih ini, juga memiliki andil besar dalam mewujudkan tujuan negara khususnya di bidang keamanan. Dengan hadirnya rasa aman akan membantu Pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu dirinya mengingatkan agar Kapolres juga harus mengetahui jumlah APBD di daerah termasuk program-program apa saja yang di kerjakan.

“Jika dalam APBD ada program yang salah maka akan timbul konflik di masyarakat, saya pun berharap anggota kepolisian tidak menimbulkan atau menjadi bagian dari tindak pidana korupsi dan kejahatan narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya dalam paparannya menyebutkan, OKU Timur saat ini dalam keadaan kondusif, untuk keamanan yang selama ini pencurian dan kekerasan menjadi momok menakutkan telah mengalami penurunan sejak ia menjabat sebagai Kapolres OKU Timur di 2018.

Upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan dengan membentuk tim dan memaksimalkannya sehingga tindak kejahatan curas mengalami penurunan dengan tindakan-tindakan persuasif. “Selama menjabat Kapolres pelaku kejahatan yang kerap meresahkan ditindak tegas sebanyak 18 pelaku kejahatan sehingga saat ini tindak kejahatan curas sudah menurun drastis dan tidak terdengar lagi ada korban perampokan,” pungkasnya. (clau)

*Sumber : Oku Timur Pos