Polres Awasi Penyaluran Bantuan Dinsos

Silampari Online,
PRABUMULIH – Kerja sama Polri dan Kementerian Sosial (Kemensos) yang ditandatangi Kapolri Jenderal Prof Drs H Polisi Tito Karnavian PhD bersama Mensos, Dr Agus Gumiwang Kartasasmita MSi, khususnya untuk pengawasan penyaluran bantuan sosial (bansos), belum lama ini.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi menjelaskan, pengawasan tersebut dimaksudkan agar panyaluran bansos tersebut tepat sasaran dan benar-benar dirasakan penerima yang berhak.
“Agar penyimpangan bisa diminimalisir, dan penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran. Khususnya, bansos dari Kemsos. Makanya, Polri dilibatkan dalam pengawasannya,” ujar Tito sapaan akrabnya kepada koran ini ketika dibincangi akhir pekan ini.
Apalagi, kata dia, jika bantuan tersebut tepat sasaran. Sehingga, program pemerintah tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penerimanya, khususnya warga yang berhak atas bansos tersebut.
“Kita akan melaksanakan rapat teknis, supaya bansos tersebut. Betul-betul minim penyimpangan, baik dari petugas ataupun penerimanya. Kita akan bersinergi dalam pengawasannya,” beber perwira berpangkat dua melati.
Lanjutnya, pengawasannya melibatkan tiga pilar. Khususnya, ada di kelurahan/desa. Termasuk, Bhabinkamtibmasnya, kades/lurah, dan Babinsa. “Sehingga, penyaluran bantuan tersebut benar-benar terawasi secara ketat, dan tepat sasarannya,” ucap pria yang pernah bertugas di Mabes Polri.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda), HM Kowi SSos MSi menjelaskan, kalau Kemensos sekarang ini khususnya penyaluran bansos yang berada dibawah naungannya, pengawasannya melibatkan Polri.
“Iya benar, intinya agar bansos yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Dan, minim penyimpangan dab benar-benar dirasakan bantuan yang digulirkan oleh penerimanya,” sebut Kowi.
Sambungnya, pengawasan ini dimaksudkan agar penyaluran bansos ini harus kepada yang berhak. Karena, telah diawasi Polri dan jika melanggar jelas akan berurusan dengan aparat penegak hukum.
“Makanya, petugas penyaluran bansos ini bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sehingga, bantuan yang disalurkan tidak salah sasaran. Pengawasan ini, dimaksudkan penyimpangan yang terjadi bisa diminimalisir. Teknisnya, bisa berkordinasi dengan pihak Dinsos,” aku pria yang pernah menjabat sebagai Asisten I.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinsos, Kiswara A Paulus melalui Kabid Banjamsos, Drs A Heriyanto MM membenarkan, ada kerja sama dengan Polri untuk penyaluran bansos. Khususnya, pendampingan hukum.
“Bantuan Kemensos tersebut, seperti PKH, BPNT, dan lainnya. Sehingga, benar-benar 6 T. Tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat penerima dan lain-lainnya,” bebernya.
Akunya, adanya pengawasan ini bantuan tersebut memang sesuai dan penyimpangannya bisa diminimalisir. Sehingga, sasaran program bansos tersebut tercapai dengan maksimal dan optimal.
“Karena sudah diawasi, penyimpangan bisa diminimalisir,” bebernya. (03-PP)