Polsek Tugumulyo Gagalkan Peredaran Uang Palsu Senilai Jutaan Rupiah

  • Whatsapp

SILAMPARI ONLINE,

TUGU MULYO-Petugas Polsek Tugumulyo berhasil menggagalkan peredaran uang palsu (Upal) di wilayah Merasi. Sebagai bukti, Polisi mengamankan Tusimin (50) warga Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas dan Kuswanto warga kecamatan Purwodadi kabupaten Musi Rawas. Keduanya diduga mengedarkan upal jenia kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Informasinya, Kamis, 27 Februari 2020 sekira pukul 10.00 Wib anggota Polsek Tugumulyo mendapati informasi bahwa ada tindak pidana pengedar upal jenis kertas di Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, yang diduga dilakukan Tusiman dengan cara pelaku memberlanjakan uang tersebut di warung.

Bacaan Lainnya

Setelah melakukan Penyelidikan dari informasi masyarakat, anggota Unit Reskrim Polsek Tugumulyo.
Mendapatkan informasi keberadaan pelaku dan kemudian Kapolsek Tugumulyo langsung memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota unit reskrim untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku pertama Tusiman.

Saat melakukan pengeledahan di rumah pelaku Tusiman, anggota unit Reskrim mendapati uang palsu pecahan Rp. 100.000, dan pecahan Rp. 50.000, berjumlah Rp.4.400.000 yg disimpan di dalam kursi Sofa yang ada di ruang tamu.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Tugumulyo dan dilakukan introgasi, dari hasil interogasi tersebut didapatkan satu nama lain yang juga pengedar uang palsu di kecamatan Purwodadi.

Setelah melakukan pengembangan Angota Polsek Tugumulyo berhasil menangkap pelaku kedua Kuswanto warga Desa Sadarkarya Kecamatan Purwodadi kabupaten Musi Rawas, dan saat dilakukan penggeledahan dikediaman Pelaku kedua di temukan Uang pecahan Rp.100.000 sebanyak 197 lembar berjumlah Rp.19.700.000, lalu pelaku dibawa ke Polsek Tugumulyo guna kepentingan Penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Tugumulyo Iptu M Dadang R, mengatakan total keseluruhan uang palsu yang diamankan dari kedua pelaku mencapai Rp.24.100.000,dari keterangan pelaku kedua pelaku mendapatkan uang palsu tersebut dari pulau Jawa.

” Pelaku dijerat dengan Pasal 36.37 undang-undan no.07 tahun 2011 tentang mata uang,” Kapolsek Tugumulyo.

Penulis : Nofi Ardianto
Editor : Agus Hubya H