Positif Narkoba, Satu Pengunjung Patok Besi Diamankan BNN

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Satu pengunjung lokalisasi Patok Besi Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, terpaksa digelandang tim gabungan BNN Kota Lubuklinggau. Pasalnya, saat tim gabungan melakukan razia dan melakukan tes urine dengan hasil positif.

Muat Lebih

“Kami mengamankan 1 warga asal Jambi karena urinenya positif narkoba,” tegas Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Himawan Bagus Riyadi kepada wartawan, Minggu (22/2/2020) dini hari.

Sedangkan, dalam penggeledahan mobil warga Jambi inisial H tersebut tidak ditemukan Barang Bukti (BB) namun demikian, kata AKBP Himawan, pihaknya tetap mendalami pemeriksaan dan akan dilakukan upaya rehabilitasi.
“Razia saat ini memang sasarannya di patok besi, namun kedepan akan terus dilanjutkan secara kontinue,” ujarnya.

Untuk pemilik karaoke, dia menghimbau supaya dipasang reklame atau stiker dengan isi menjauhi atau tidak mengkonsumsi narkoba. Jika terindikasi pengunjung pemakai narkoba supaya dilaporkan pihak berwajib.
“Kami minta seluruh karaoke memasang himbauan tidak memakai narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Tim gabungan BNN, Polri, SubdenPom dan TNI Kota Lubuklinggau mendadak melakukan razia ke lokalisasi Patok Besi Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Sabtu (21/2/2020).

Tim dipimpin langsung Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riyadi berangkat dari Kantor BNN menuju King Karaoke.
Sekitar pukul 12.10 WIB, tim gabungan langsung masuk ke ruangan kings karaoke. Namun kondisi sepi, hanya sejumlah wanita penghibur atau wanita tuna susila (WTS) sedang duduk menunggu pengunjung.

“Kami kesini dalam rangkat pencegahan narkoba, kami minta disini dipasang himbauan menjauhi narkoba,” imbau AKBP Himawan pada pemilik karaoke.

Selanjutnya, tim gabungan masuk ke RT 7 Patok Besi. Di lokalisasi ini, suasana sepi tanpa ada alunan lagu atau musik di setiap karaoke. Sepertinya, sudah lebih dulu ada razia.
“Razia bocor, coba lihat sepi setiap karaoke,” celetuk petugas di lokasi.

Laporan : Fahri

Editor     : Agus Hubya H