PPL Tiga Kelurahan Masih Kosong

Silampari Online, 
LUBUKLINGGAU – Tiga kelurahan di Kecamatan Lubuklinggau Barat I yang hingga saat ini belum memiliki Panitia Pengawas Lapangan (PPL), tugasnya sementara diemban oleh panitia pengawas kecamatan (panwascam) setempat. Seperti diketahui, hingga batas akhir pendaftaran, di Kelurahan Lubuk Aman, Tanjung Indah dan Bandung Kiri , tidak ada satupun masyarakat yang mendaftar PPL, hingga terjadilah kekosongan PPL di kelurahan tersebut.
Menyikapi hal tersebut, Komisioner Panwaslu Lubuklinggau Mursidi menugaskan panwascam di kecamatan Lubuklinggau Barat I untuk mengambil alih sementara tugas PPL di ketiga kelurahan tersebut.
Adanya perihal tersebut , panwaslu telah memanggil panwascam dan memberikan pengarahan . Mereka menanyakan kenapa bisa di ketiga kelurahan tersebut sampai tidak ada pendaftar.
“Yang kita ketahui, memang tidak ada pendaftar sama sekali,”akunya.
Panwaslu juga sudah memberitahukan kepada Bawaslu Sumsel, mengenai permasalahan tersebut, dan saat ini, panwaslu sedang menunggu petunjuk . “Secara lisan dan tulisanpun sudah kita sampaikan, tinggal lagi kita menunggu petunjuk dari Bawaslu,”ungkapnya.
Meskipun begitu, Mursidi, mengaku optimis pelaksanaan pilkada, khususnya dalam hal pengawasan dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Fikri Juliadi Panwascam Lubuklinggau Barat I, menegaskan kalau mereka telah melaksanakan sesuai prosedur dalam sosialisasi perekrutan PPL. Mengenai, sementara waktu panwascam mengambil alih tugas PPL di ketiga kelurahan tersebut, tidak mempermasalahkan, karena pas dengan jumlah panwascam. “Kita juga berharap, petunjuk dari Bawaslu segera ada, sehingga kita bisa melaksanakan petunjuk itu secara segera,”akunya.
Ditanyai faktor penyebab tidak adanya pendaftar, Fikri mengaku tidak tahu secara pasti, namun mereka (panwascam) telah melaksanakan prosedur yang sama disetiap kelurahan. “Dari 11 Kelurahan di Lubuklinggau Barat I, kita perlakukan sama,dikasih pengumuman, diberlakukan buat surat ke kelurahan , sampai kita kasih form penjaringan potensial,”ujarnya.
Penjaringan potensial sendiri,lanjut Fikri, siapa tahu disetiap kelurahan ada yang layak untuk mengikuti tes seleksi PPL, semacam mempunyai pengalaman. Namun hingga batas akhir penutupan dan waktu perpanjangan, diketiga kelurahan Bandung Kiri, Lubuk Aman, dan tanjung Indah tidak ada satupun yang mengembalikan form penjaringan potensial.“Ada juga yang mengembalikan, dari kelurahan bandung kiri, namun sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan,”akunya.
Mengenai pengembalian yang telah melewati batas waktu, panwascam Lubuklinggau Barat I berkoordinir dengan Panwaslu Lubuklinggau.“Panwaslu kota bilang tidak bisa lagi, sehingga secara otomatis, berkas dari kelurahan Bandung Kiri , dinyatakan gugur,”terangnya.
Fikri mengaku, adanya perihal tersebut mereka dipanggil ke Panwaslu Kota Lubuklinggau untuk menjelaskan hal tersebut. “Kita dipanggil dan diberikan pengarahan, dan kita jelaskan semuanya kenapa bisa terjadi semacam itu,”pungkasnya.(HS-09)