Pura-pura Tanya Alamat dan Sewa Rumah

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU – Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono mengimbau masyarakat dikota Lubuklinggau untuk waspada dengan modus yang dilakukan pelaku aksi kriminal dalam setiap melancarkan aksinya.
Sebab, temuan kasus oleh pihaknya yakni adanya modus penipuan dengan berpura-pura untuk menyewa rumah. Dan kemudian pelaku beraksi dengan meminjam motor pemilik sewa rumah, alasannya yakni untuk membeli sapu maupun bola lampu. Kejadian itu sudah terjadi di wilayah hukum Polsek Lubuklinggau Timur dan Selatan.

Muat Lebih

“Saya lakukan anev terkait dengan situasi kamtibmas termasuk juga dengan kasus. Jadi beberapa polsek ini ada kasus model penipuan. Jadi dia berpura-pura,” kata Dwi Hartono.
Dijelaskannya, jangan sampai kejadian itu terulang lagi. Sebab kejadian itu sudah terjadi diwilayah hukum Polsek Lubuklinggau Selatan dua kali dan diwilayah hukum Polsek Lubuklinggau Timur juga dua kali. Meskipun kejadian itu sudah lama sekitar bulan Februari lalu.

“Jadi modelnya itu dia sewa rumah, kemudian dia kasih panjar ataukah dia suruh orang rumah itu bersih-bersih kasih seratus ribu atau dua ratus ribu,” ujarnya.

Kemudian sipenyewa tersebut meminjam motor dengan alasan atau modusnya yakni beli sapu atau beli bola lampu. “Akhirnya motornya itu dibawa kabur. Itu modus baru. Tolong nanti masyarakat jangan sampai terkecoh dengan modus-modus seperti itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, modus itu sudah ada korban. “Satu laki-laki di timur, terus ada satu lagi perempuan. Di selatan korbannya dua perempuan. Nanti lebih detailnya boleh tanya ke kapolsek timur maupun kapolsek selatan. Saya duga kelompok yang sama antara timur sama selatan,” terangnya.

Selain itu, adanya kejadian tersebut pihaknya tengah melakukan lidik untuk memburu pelaku. “Karena sudah ada kejadian kita lidik. Kalau lihat modusnya sama, komplotan kayaknya mereka,” jelasnya.

Dimana sebelumnya, juga telah terjadi pencurian Handphone di Wilayah Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, dengan modus bertanya alamat. Usai bertanya-tanya alamat, pelaku langsung merebut HP dan melarikan diri.
Salah seorang korban yang masih anak-anak, Adit dan Riko mengatakan dirinya bersama beberapa orang temannya yang juga satu sekolah SD sedang bermain game online di HP. Tidak lama kemudian, datang dua pelaku dengan mengendarai satu motor sejenis matic.

“Kami sedang main game. Ada dua orang datang bertanya alamat rumah Akbar. Sambil bertanya-tanya hp ditangan teman saya langsung dirampasnya dan langsung lari. Saat itu, orang tua saya sedang tidak lagi di rumah,”pungkasnya. (HS-01)