Ratusan CPNS Lubuklinggau Kenali JKN-KIS Lebih Dekat


SILAMPARI ONLINE

Dalam rangka memberikan pemahaman bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru bertugas di tahun 2019 mengenai Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau melakukan sosialisasi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, Senin (11/03). Sosialisasi yang diikuti oleh sebanyak 104 orang CPNS tersebut digelar agar mereka bisa memperoleh informasi yang akurat mengenai seluk beluk JKN-KIS, mulai dari tata cara pendaftaran, hak dan kewajiban, hingga prosedur pelayanan yang harus dilalui.

Muat Lebih

“Sebagai abdi negara, mereka juga harus memiliki pemahaman yang baik tentang JKN-KIS karena akan bersinggungan dengan masyarakat secara langsung. Kami berharap peserta sosialisasi dapat mengerti tentang program ini agar nanti dapat menyebarkan informasi yang benar ke lingkungan sekitarnya,“ papar Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Lubuklinggau Yusfika saat di temui di kantornya pada kesempatan yang berbeda.
Dalam kesempatan itu, para pegawai BPJS Kesehatan juga melakukan jemput bola pendaftaran peserta agar para peserta sosialisasi nantinya tidak perlu repot lagi melakukan pendaftaran di Kantor BPJS Kesehatan.

Sebelum mendapatkan sosialisasi, para CPNS tersebut mengaku mendapatkan informasi yang mereka dapatkan selama ini bersumber dari lingkungan sekitar dan media sosial yang belum diketahui kebenarannya. Hal ini diungkapkan oleh Wahyu, salah satu peserta sosialisasi.

“Dari sosialisasi ini dan juga pertanyaan yang disampaikan oleh teman-teman tadi saya menjadi lebih tahu apa itu Program JKN-KIS. Kalau selama ini saya tahunya hanya sekitar tempat saya, dari berita sama media sosial,” kata Wahyu.

Wahyu menambahkan dengan adanya sosialisasi tersebut ia baru mengetahui secara rinci mengenai Program JKN-KIS termasuk manfaat program tersebut. Menurutnya informasi yang disampaikan sangat jelas dan dapat dimengerti dengan baik.
“Ke depannya saya berharap BPJS Kesehatan semakin sering memberikan sosialisasi kepada masyarakat umum agar semua orang menjadi lebih paham mengenai program ini. Jadi informasi yang diterima masyarakat bukan informasi yang asal-asalan,” kata Wahyu.

SUMBER : BPJS LUBUKLINGGAU