Realisasikan 94 Kegiatan Bangun Jalan dan Jembatan

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Dinas Pengerjaan Umum Bina Marga (DPU-BM) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memastikan untuk tahun ini akan merealisaskan 94 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan bagi masyarakat. Sehingga, ditargetkan di era kepemimpinan Bupati Mura H Hendra Gunawan dan Wakil Bupati (Wabup) Hj Suwarti infrastruktur khususnya jalan kondisinya mantap hingga 83 persen.

Muat Lebih

Kepala DPU-BM Kabupaten Mura, H Aidil Rusman mengatakan, untuk progres pembangunan jalan dan jembatan 2019 ini tersebar di sejumlah Desa dan Kecamatan mencapai 94 kegiatan dengan anggaran Rp196 miliar.

“Untuk 94 proyek tersebut umumnya melanjutkan kegiatan-kegiatan pembangunan jalan dan jembatan tahun sebelumnya,”jelas Aidil kepada Harian Silampari, Selasa (8/1).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk kondisi jalan mantap di Mura yakni aspal dan rigit beton sudah mencapai 76 dan ditargetkan 2021 mendatang harus 83 persen. Sebab, setiap jalan ada umurnya karena ketika pengerjaan yang baru dilakukan terkadang yang lama mengalami kerusakan.

“Kalau jembatan besar yang sudah dibangun tahun 2018 lalu yakni jembatan Desa G2 dan Muara Megang. Sedangkan, jembatan sungai Musi sudah finishing seperti jembatan Desa Sungai Naik dan multi fungsi jembatan Desa Palawe,”terangnya.

Menurutnya, untuk menjaga jalan tetap terawat dibutuhkan kesadaran masyarakat utamanya para pengusaha perkebunan. Sebab, jalan Desa dan Kabupaten tidak bisa dilalui dengan kapasitas yang berat atau melebihi batas ketentuan 5-8 ton.

“Artinya kita bukan melarang, melainkan membatasi saja. Namun, bilamana ada yang tetap melanggar apalagi merusak portal yang sudah terpasang maka akan dikenakan sanksi pidana,”tegasnya.

Terlepas dari itu, pihaknya meminta dukungan dari masyarakat untuk secara bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas jalan dan jembatan yang sudah terbangun agar kualitas jalan dapat bertahan lama.

“Pada dasarnya kami menghimbau kepada masyarakat mari kita jaga sama-sama jalan dan jembatan yang telah dibangun utamanya dilintasi kendaraan yang melebihi kapasitas tonase kemampuannya,”ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Aliudin meminta pembangunan jalan tidak hanya dilakukan Pemkab Mura melalui DPUBM saja. Melainkan, harus menggandeng para investor untuk percepatan peningkatan jalan Kabupaten melalui CSR masing-masing.

“Intinya harus ada kerja sama seluruh komponen dalam pembangunan di Mura. Terutama, mempercepat pembangunan infrastruktur masyarakat guna menunjang kesejahteraan masyarakat umumnya,”pungkasnya. (HS-03)