Rehabilitasi Puskesmas Disoal

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Pelaksanaan rehabilitasi gedung Puskesmas Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, dipersoalkan. Pasalnya, meski diketahui pelaksanaan pekerjaan itu menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Empat Lawang tahun 2017, namun hingga saat ini sudah masuk tahun 2018, pekerjaan masih saja berlanjut.
Informasi yang dihimpun, proyek bernomor kontrak 440/1226.B/SPK/PPK/DINKES/2017 tersebut, dengan nilai kontrak Rp1.135.756.000,- dikerjakan oleh CV Bimantara. Belum diketahui secara pasti, apa penyebab pekerjaan tersebut molor hingga tahun 2018 belum juga selesai, namun beberapa sumber menyebut, keterlambat penyelesaian proyek milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang itu, mengalami keterlamabatan pada saat start pengerjaan.
“Saat akhir tahun lalu, kami dari Dapil IV Talang Padang, Ulu Musi dan Paiker, menggelar reses. Saat itu kami lihat pekerjaan proyek gedung Puskesmas tersebut, baru mencapai 30 persen, lah ini ada apa kok akhir tahun baru 30 persen dikerjakan,” ujar anggota Komisi III DPRD Empat Lawang, Joni Riko kepada Harian Silampari di Tebing Tinggi, Minggu (21/1).
Selanjutnya kata politisi Partai Nasdem tersebut, pada hari Sabtu (20/1) kemarin, dirinya tanpa sengaja, lewat di sekitar proyek tersebut. “Saya lihat ternyata proyek tahun anggaran 2017 itu, masih dikerjakan dan masih juga belum selesai. Bagaimana ini bisa, saya tidak mengerti,” imbuhnya.
Dengan adanya temuan ini, kata Riko (sapaan akrabnya, red), pihaknya melalui Komisi III DPRD Empat Lawang yang membidangi masalah Kesehatan, Pendidikan dan Pariwisata berencana melakukan pemanggilan pihak Dinkes Empat Lawang, guna meminta klarifikasi soal ini.
“Tidak bisa kita diamkan, karena ini menyangkut anggaran negara yang pada intinya adalah uang rakyat, agar kedepan tidak terulang lagi adanya proyek yang molor dari jadwal pengerjaan. Saya juga minta aparat hukum dapat proaktif mengawasi proyek itu,” tegasnya.
Diapun menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat, agar dapat melakukan pemgawasan setiap proyek pembangunan di Kabupaten Empat Lawang, ynag menggunakan anggaran negara, baik itu APBD Empat Lawang, APBD Provinsi maupun proyek APBN. “Agar pembangunan yang dijalankan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dengan baik bagi masyarakat,” harapnya. (HS-04)