oleh

Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkades PAW Tanjung Ricuh

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Aksi protes oleh saksi Calon Kades PAW Desa Tanjung mewarnai jalannya proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Masing-masing saksi calon merasa keberatan dengan penentuan sah dan tidak sahnya surat suara yang telah dilakukan pencoblosan oleh warga.

Para peninjau dari pihak Kecamatan yang di pimpin oleh Camat Muara Kelingi Pirdaus tak dapat berbuat apa apa, mereka hanya duduk manis terdiam dengan banyaknya kerumunan warga yang memadati sekeliling lokasi rekapitulasi perhitungan suara.

Ketua BPD Desa Tanjung Ivan Erfendie yang ikut mencoba menenangkan para saksi namun keadaan masih saja tidak berhasil menemukan titik terang. Sehingga panitia Pilkades terpaksa memberhentikan proses rekapitulasi perhitungan suara sembari menunggu ketiga kandidat untuk hadir di lokasi tempat rekapitulasi perhitungan suara.

Menurut Andika Harto Mantan Komisioner Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Muara Kelingi saat di wawancari Silampari Online mengatakan seyogyanya sebelum pelaksanaan perhitungan rekapitulasi suara panitia harus menyampaikan tata tertib (Tatib) rekapirulasi perhitungan suara, menyampaikan jumlah warga yang menggunakan hak pilih yang masuk dalam DPT. Sehingga saksi paham tentang mekanisme suara sah dan tidak sah.

“Kalau tidak disampaikan Tartib atau rapat terbuka sebelum pelaksanaan rekapitulasi suara sebenarnya ini sudah menyalahi aturan,”pungkasnya. (Musyanto)