Rekrutmen P3K di OKU Hanya Penuhi Ini Saja

32

hariansilampari.co.id– Pemerintah Kabupaten OKU resmi membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerjasama atau P3K bagi eks honorer K2 tahun 2019.  Rekrutmen  yang dibuka sejak 8 Februari lalu.

Dalam rekrutmen P3K eks honorer K2 tahap I, Pemerintah Kabupaten OKU mendapat 174  kuota dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut terdiri dari 150 guru, 20 penyuluh pertanian, dan 4 petugas kesehatan.

Sayangnya, dari kuota yang tersedia, hanya 170 yang terisi. Yakni dari guru dan penyuluh pertanian. Sementara empat formasi kesehatan tidak dapat dipenuhi karena tidak ada lagi eks honorer K2  dari tenaga kesehatan di Kabupaten OKU.

Bupati OKU H Kuryana Azis mengatakan, terdapat syarat dalam perekturan P3K tahap 1. Diantara, untuk honorer K2 masuk dalam database BKN, jabatan guru, kualifikasi pendidikan minimal  S1 dan masih  aktif mengajar  sampai saat ini.

Tenaga kesehatan  mempunyai  kualifikasi pendidikan  minimal D-III, bidang kesehatan  mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) yang berlaku.

Sementara untuk tenaga  penyuluh pertanian  mempunyai  kualifikasi pendidikan  minimal  SMK bidang  pertanian atau SLTA plus sertifikat di bidang pertanian. “Dari 175 kuota yang ada, kita hany mampu penuhi 170 orang. “ Katanya.

Selanjutnya, proses seleksi P3K akan menggunakan sistem seleksi Computer Asissted Test (CAT). “Untuk tes CAT akan digelar bulan ini (Februari, red)” sebutnya.

Bagi peserta yang lulus dalam  rekrutmen P3K nantinya akan kontrak sampai usia 58 tahun. “Gaji setara dengan ASN golongan III.A atau sekitar Rp2,8juta/bulan/orang,” tegas Kuryana. (din)