Reses, DPRD Kota Lubuklinggau Serap Aspirasi Masyarakat

  • Whatsapp
foto bersama anggota DPRD Kota Lubuklinggau Dapil I, Hendi Budiono, Wansari, Kristina, dan anggota dprd lainnya

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU-Sebanyak 30 anggota DPRD Kota Lubuklinggau melakukan reses secara serentak di empat daerah pemilihan (Dapil), yaitu Dapil 1 Lubuklinggau Barat I dan 2, Dapil 2 Lubuklinggau Utara 1 dan 2, Dapil 3 Lubuklinggau Selatan 1 dan 2, Dapil IV Lubuklinggau Timur 1 dan 2, Sabtu (14/3/2020).

Bacaan Lainnya

Di Dapil 1, Anggota DPRD Kota Lubuklinggau melakukan reses menampung aspirasi masyarakat dipusatkan di halaman kantor Pemerintah Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Acara dihadiri Anggota DPRD Lubuklinggau dari Dapil I, yakni Hendi Budiono, Raden Sailendra, Wansari, Bambang Rubianto, Abdul Nasir, Kristina dan Ratna Dewi. Termasuk Organisasi Perngkat Daerah (OPD) serta Camat Lubuklinggau Barat I Fahrizal dan Camat Lubuklinggau Barat II Zainona. Para peserta reses terdiri dari Lurah, Ketua RT, LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Bertindak sebagai Ketua Hendi Budiono menyampaikan, kalau pihaknya siap menampung aspirasi masyarakat. Namun, masalah tehnisnya diserahkan kepada dinas terkait, misalnya ada yang mengajukan pembangunan jalan di daerah perumahan. Tapi, setelah dikaji dinas terkait ternyata harus ada hibah ke pemerintah daerah terhadap lahan itu, setelah itu baru bisa dibangun. Bahkan, setiap usulan yang sifatnya urgen akan kami perjuangkan, walaupun kelayakan ada di dinas tehnis terkait.
“Saya rasa kalau sifatnya urgen, pasti direalisasikan, “katanya.
Menurutnya, walaupun pada program 2020 belum terealisasi akan diperjuangkan di 2021. Sebab, belum terealisasinya usulan tersebut dikarenakan masih ada program yang lebih urgen dari usulan tersebut. Karena, realisasi program yang dilakukan sesuai skala prioritas.

 

 

Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Suyitno, anggota DPRD Yulius, Odirafles, Andi Rusman dan pejabat lainnya

Selanjutnya di Dapil II yang meliputi wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 dan II melaksanakan reses masa sidang ke 1 tahun 2020. Hadir dalam reses ini, Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Suyitno, Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Heri, Yulius, dan anggota lainnya.
Bertindak sebagai ketua rombongan, H Suyitno menyampaikan reses yang dilakukan sangat penting, karena disini akan mengetahui aspirasi masyarakat. Hal itu perlu dilakukan, untuk dijadikan salah satu pokok pikiran yang akan disampaikan pada program kerja yang akan dilakukan di 2021 ini. Sebab, sebagai wakil rakyat para legislator di minta untuk memberikan masukan terkait program kerja yang akan dimasukkan dalam e-paling tersebut.

Merismon saat menyampaikan kata sambutan saat reses DPRD Kota Lubuklinggau, Sabtu (14/3/2020)

Lalu di Dapil III, Lubuklinggau Selatan I dan II, dihadiri Merismon (PKS) selaku ketua Rombongan, anggota DPRD PDI P Hambali Lukman (PDI P), Reza (golkar), M Amin (Gerindra), M Seh (Demokrat). Acara dipusatkan di halaman depan Kantor Lubuklinggau Selatan I.
Dalam reses, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Lubuklinggau Hambali Lukman menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau harus melanjutkan program Universal Health Coverage (UHC). Dengan UHC, masyarakat Lubuklinggau diberikan jaminan kesehatan dengan menjadi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan secara gratis.
“Pemkot tidak ada alasan lagi, tak melanjutkan program UHC,” tegas Hambali sapaan Hambali Lukman, saat reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Lubuklinggau masa sidang ke I Tahun 2020 di Daerah Pemilihan III Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1 dan 2, berlangsung sukses. Bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Sabtu (14/3/2020). Reses dewan yang dipimpin Merismon (PKS) bersama Hambali Lukman (PDI P), Zuibar (Nasdem), Syeh Fatah (Demokrat), M Amin (Gerindra).

Masih kata Hambali, masyarakat Lubuklinggau yang memiliki BPJS-JKN tidak aktif saat berobat karena ada permasalahan alokasi anggaran akibat kenaikan BPJS. Namun setelah dibatalkan mahkamah konstitusi maka pemerintah daerah harus melanjutkan 2020. Sambil menunggu proses, sambung Ketua Fraksi PDI P DPRD Kota Lubuklinggau, masyarakat yang berobat untuk sementara ke puskesmas, rumah sakit siti aisyah dengan membawa keterangan tidak mampu.
“Masyarakat Lubuklinggau Selatan, sepakat dilanjutkan. Kalau sepakat, kami sampaikan dan perjuangkan dalam paripurna DPRD Kota Lubuklinggau,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya membahas restribusi pelayanan kesehatan dengan dihadiri mitra Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, BPJS. Bahwa merujuk program Kartu Indonesia Sehat (KIS) ada 61 ribu penerima warga tidak mampu lalu 15 ribu penerima KIS dari Program Gubernur Sumsel, sisanya di tangggulangi Pemkot Lubuklinggau. Programnya UHC. Program UHC ini, semua warga Kota Lubuklinggau yang memiliki KTP maka dijamin kesehatannya.
“Terimakasih pak Walikota, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya, Wakil Ketua I DPRD Kota Lubuklinggau H. Hendri Juniansyah, dan Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Taufik Siswanto, Yaudi, Rosmala Dewi, M Setiawan dan Arie Pringanyuda

Selanjutnya di Dapil IV yang meliputi wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan Timur II melaksanakan reses masa sidang ke 1 tahun 2020. Hadir dalam reses ini, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya, Wakil Ketua I DPRD Kota Lubuklinggau H. Hendri Juniansyah, dan Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Taufik Siswanto, Yaudi, Rosmala Dewi, M Setiawan dan Arie Pringanyuda. Termasuk, Camat Lubuklinggau Timur I Ongki Pranata dan Camat Lubuklinggau Timur II Wahyu Lindra, Unsur Muspika serta Lurah, Ketua RT, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.
Bertindak sebagai ketua rombongan, H Rodi Wijaya menyampaikan reses yang dilakukan sangat penting, karena disini akan mengetahui aspirasi masyarakat. Hal itu perlu dilakukan, untuk dijadikan salah satu pokok pikiran yang akan disampaikan pada program kerja yang akan dilakukan di 2021 ini. Sebab, sebagai wakil rakyat para legislator di minta untuk memberikan masukan terkait program kerja yang akan dimasukkan dalam e-paling tersebut.
Camat Lubuklinggau Timur I, Ongki Pranata mengatakan kalau setiap pelaksaan musrenbang yang mendominasi itu usulan pembangunan infrastruktur dasar, seperti, jalan, lampu dan penerangan jalan. Walaupun, diakuinya pembangunan untuk pembangunan infrastruktur telah cukup banyak dilakukan diwilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan Timur II. Namun, beberapa jalan kecil atau lorong masih butuh perhatian lebih dari pemerintah, karena ada beberapa yang sudah rusak butuh perbaikan.
“Semoga, usulan yang disampaikan dalam reses ini bisa terealisasi, sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”katanya. (agus)