Resmi, Pilkada Empat Lawang Diikuti 2 Paslon

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Empat Lawang, dipastikan diikuti 2 (dua) pasangan calon (Paslon). Kepastian tersebut ditetapkan dalam pleno KPU Empat Lawang, yang digelar di Kantor Sekretariat KPU Empat Lawang, Senin (12/1).

Dua paslon tetsebut antara lain, H David Hadrianto Aljufri sebagai Calon Bupati Empat Lawang, berpasangan dengan H Eduar Kohar sebagai calon Wakil Bupati Empat Lawang. Pasangan ini diusung tiga partai politik (parpol), yakni Partai Golkar dengan 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang, Partai Nasdem dengan jumlah 4 kursi di DPRD Empat Lawang dan Partai Gerindra dengan 2 kursi di DPRD Empat Lawang, dengan total 16 kursi.

Selanjutnya, H Joncik Muhammad sebagai calon Bupati Empat Lawang, berpasangan dengan Yulius Maulana sebagai calon wakil Bupati Empat Lawang. Pasangan ini diusung PAN dengan 5 kursi di DPRD Empat Lawang, PDI Perjuangan dengan 4 kursi di DPRD Empat Lawang, PKPI dengan 2 kursi di DPRD Empat Lawang, PKB 3 kursi di DPRD Empat Lawang, Partai Demokrat dengan 4 kursi di DPRD Empa Lawang dan PPP sebanyak 1 kursi di DPRD Empat Lawang. Total 19 kursi di DPRD Empat Lawang.

Ketua KPU Empat Lawang, Mobius Alhazan mengatakan, dengan telah ditetapkannya kedua pasangan tersebut, maka resmi sudah kedua pasangan ini sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Empat Lawang, priode 2018-2023.

“Penetapan bakal pasangan calon menjadi pasangan calon Bupati Empat Lawang ini, berdasarkan penelitian berkas admistrasi hingga verifikasi faktual syarat-syarat calon dan pencalonan sampai dengan hari ini,” kata Mobius saat memimpin pleno.

Dijelaskan Mobius, dalam proses pendaftaran di KPU Empat Lawang, pihaknya menerima total 4 pendaftaran paslon dengan rincian dua paslon melalui jalur partai satu dari perseorangan (Independen) dan satu dari partai atau independen. “Setelah melalui proses penelitian admistrasi, hanya dua yang memenuhi syarat maju sebagai paslon di Pilkada Empat Lawang 2018,” urainya.

Diapun mengingkatkan, dengan telah ditetapkannya dua paslon ini, kedua pasangan ini sudah sah dibawah pengawasan pemyelenggara pemilukada Empat Lawang. Artinya, kedepan apa yang dilakukan terkait kegiatan politik kedua paslon ini, sudah masuk didalam ranah hukum perundang-undangan yang berlaku.

“Kalau kemarin tidak ada aturan termasuk pemasangan baliho dan kegiatan politik kedua paslon ini, mulai sejak ditetapkan ini, kedua paslon harus mengikut aturan-aturan yang berlaku,” tegasnya. (HS-04)