Riki Dibui, Gara-gara Keroyok Anggota Satpol PP

Silampari Online,

LAHAT – Lantaran menjadi salah seorang tersangka pengeroyokan terhadap Melan (21), yang tercatat sebagai salah seorang anggota Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lahat, Riki (23) warga Desa Jajaran Baru, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat terpaksa mendekam di bui, Polres Lahat.

Muat Lebih

Riki ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Kikim Barat, tanpa ada perlawanan saat berada di desanya, Jum’at (26/1) lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, pengeroyokan yang menimpa korban Melan, pemuda asal Desa Tanjung Alam, Kecamatan Kikim Selatan ini, terjadi pada hari Kamis (26/1) lalu sekitar jam 00.00 WIB. Saat itu korban baru pulang dari rumah sahabatnya.

Kronolologis pengeroyokan, korban melintas di Desa Jajaran Baru, menggunakan sepeda motor. Namun tiba-tiba, di jalanan dia dihadang oleh 4 (empat) orang orang yang tidak dia kenali.

Tiba-tiba, salah seorang tersangka yang belakanngan diketahui bernama Riki langsung memukul korban dan diikuti ketiga kawannya yang lain dengan menggunakan kayu.

Merasa nyawanya terancam, korban berlari dan dikejar kembali dua orang rekan tersangka sembari memukuli korban. Beruntung warga setempat yang mengetahui keributan ini, memberikan pertolongan pada korban dengan memisah korban dan keempat laki laki yang memukuli korban, hingga pada akhirnya para pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian.

Tak terima dengan kejadian yang dialami, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kikim Barat pada esok harinya. Mendapat laporan kejadian ini kemudian anggota Polsek melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi-saksi, hingga berhasil mengantongi identitas para pelaku.

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi melalui Kapolsek Kikim Barat, Iptu Herdi membenarkan perihal penangkapan salah seorang dari empat pelaku pengeroyokan.

“Benar, satu tersangka sudah kita amankan dan sedang kita minta keterangan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum,” ungkap Herdi saat dikonfirmasi, Sabtu (27/1).

Dikatakannya, saat ini anggotanya sudah mengantongi tiga lagi nama yang terlibat pada kejadian pemukulan terhadap korban.

“Tiga terduga lainnya masih kita selidiki keberadaannya, kita sudah mengantongi nama ketiganya. Tim kita masih melakukan pengejaran,” pungkasnya. (HS-06)