oleh

Rp900 Ribu per Hektar Bagi Kelompok Tani

-Tak Berkategori-282 Dibaca

Silampari Online,

MUSI RAWAS – Sedikitnya 4.010 hektar disiapkan bantuan untuk para kelompok tani yang tersebar di Bumi Lan Serasan Sekentenan program upaya khusus (Upsus) padi, jagung dan kedelai. Dimana, untuk merealisasikan pencapaian swasembada pangan tiga komoditas diberikan bantuan berupa uang sebesar Rp900 ribu untuk satu hektarnya.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Heryanto melalui Sekretaris, Tohirin kepada Harian Silampari beberapa hari yang lalu.

Dijelaskannya, sektor pertanian berperan penting dalam menjaga kelangsungan pembangunan dan peningkatan perekonomian. Sehingga, dengan kondisi ini pihaknya telah menjadikan sektor pertanian masuk dalam salah satu program prioritas melalui upsus pajale.

“Untuk tahun ini bantuan program pajale mengalami peningkatan dengan luas tanam sebesar 4.010 hektar dari tahun sebelumnya 3.400 hektar,” jelasnya dia, baru-baru ini.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk realisasi luas tanam bantuan ini tersebar dibeberapa Kecamatan. Dimana, untuk syarat mendapatkan bantuan ini tentunya disamping ada pengajuan dari kelompok tani disertai disurvei untuk calon petani dan calon lokasi (CPCL).

“Untuk memperoleh bantuan ini dengan mekanisme yang telah ditentukan. Terutama, para kelompok tani ini harus teregister di Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI),” terangnya.

Menurutnya, kalau untuk bantuan transfer ke rekening kelompok dengan besaran satu hektar Rp900 ribu. Dimana, dari dana tersebut digunakan untuk membeli benih, pupuk, gizobium dan herdisida. Bahkan, program ini sudah empat tahun direalisasikan.

“Setiap kelompok tani kita tentu kita batasi dan satu kelompoknya terdiri dari 35 anggota. Namun, untuk realisasi bantuan ditahun ini sedang diproses dan pemberkasannya sudah ditingkat Provinsi,” paparnya.

Terlepas dari itu, Mura dianggap merupakan salah satu daerah yang sangat potensial terhadap program pajale. Sebab, baik ditingkat Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai sudah cukup baik.

“Intinya kita optimis program Upsus Pajale ditahun ini akan meningkat. Sebab, dari sisi sumber daya lahan, iklim, kesuburan tanah maupun ketersediaan tenaga kerja tentu Mura sangat mencukupi,” ungkapnya.

Sementara itu, Suparjo (45), warga Desa Wukir Sari Kecamatan Tugumulyo menjelaskan, para petani menyambut baik adanya peningkatan bantuan bagi tanaman Pajale. Karena, tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kita berharap bantuan yang diberikan terus meningkat. Karena dengan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat khususnya petani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya. (HS-02)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel