RSUD Lahat Stop Pelayanan Kesehatan dengan KK/KTP

Silampari Online,

LAHAT – Menindak lanjuti surat edaran Bupati Lahat dan Bupati Muara Enim, Direktur RSUD Lahat, dr Laila menerbitkan surat edaran mengenai penghentian pelayanan kesehatan yang menggunakan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Bahkan dr Laila mengatakan, untuk penghentian pelayanan kesehatan menggunakan KK dan KTP di TSUD Lahat itu sudah agak terlambat, pasalnya Muara Enim sudah mulai menerapkan kebijakan tersebut awal Januari yang lalu. “Menindaklanjuti edaran Bapak Bupati Lahat dan Bapak Bupati Muara Enim. Kalau Muara Enim per 1 Januari tidak melayani, kalau Lahat per Februari 2018 ini,” ungkap Laila, Kamis (25/1).

Selanjutnya Laila dengan tegas mengatakan, jika masih ada masyarakat Kabupaten Lahat yang ingin berobat dengan menggunakan KK dan KTP maka jelas akan ditolak oleh pihak RSUD Lahat. “Yaa, sudah tidak bisa dilayani lagi,” tegasnya.

Akan tetapi karena pengguna fasilitas kesehatan dengan KK dan KTP selama ini adalah masyarakat menengah kebawah, maka dokter Laila pun menjelaskan, bahwa bagi masyarakat kurang mampu jika ingin berobat namun tidak punya BPJS, maka masih bisa berobat gratis dengan melapor ke pihak puskesmas setempat dan ikuti proses selanjutnya. “Untuk masyarakat tidak mampu dengan penyakit kronis, melapor melalui puskesma setempat ke Dinas Kesehatan. Kalau memang diverifikasi oleh Dinas Kesehatan layak dan memenuhi syarat, akan dibantu melalui BPJS daerah,” ungkap Laila secara gamblang.

Sementara itu pihak Pemkab Lahat melalui Asisten 1, Ramsi tidak begitu banyak bicara mengenai hal tersebut, namun ia mengatakan bahwa besok akan diadakan rapat mengenai penghentian pelayanan kesehatan menggunakan KK KTP.  “Kurang tau juga. Tapi besok kita akan mengadakan rapat terkait hal itu, dan tentu kita juga akan mengajak dr Laila dalam pembahasannya,” ungkap Ramsi singkat. (HS-06)