Sabu 576,36 Gram Dan Kosmetik Berbahaya Diblender

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 576,36 gram dan 106 cream mengandung bahan berbahaya, Jum'at (24/07/2020).

SILAMPARI ONLINE,

Palembang – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 576,36 gram dan 106 cream mengandung bahan berbahaya, Jum’at (24/07/2020).

Bacaan Lainnya

Dilaksanakan di hutan wisata alam Punti Kayu, Jalan kolonel H Burlian, Kecamatan Sukarame Palembang. Narkotika jenis sabu ini dimusnahkan dengan cara diblender lalu dicampur dengan detergen sedangkan cream berbahaya dimusnahkan dengan cara dibakar. Dalam pemusnahan ini juga dihadirkan tujuh orang tersangka pemilik sabu-sabu dan satu orang tersangka pemilik kosmetik ilegal. Tersangka pemilik kosmetik ilegal tidak dilakukan penahanan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri S mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus Ditresnarkoba Polda Sumsel pada Maret hingga Juli 2020.

“Selama lima bulan itu, kita menerima lima laporan polisi dan berhasil menangkap delapan tersangka. Untuk barang bukti yang diamankan terdiri dari Narkotika Golongan I,” ujarnya, Jumat (24/7/2020).

Sedangkan untuk cream pemutih atau kecantikan yang dimusnahkan, semuanya mengandung bahan berbahaya yakni merkuri. “Jadi masyarakat bila hendak membeli cream, harus mengecek terlebih dahulu dengan melihat kemasan hingga lebel Badan POM nya,” katanya.

“Dari 576,36 gram sabu-sabu yang dimusnahkan hari ini setidaknya Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil menyelamatkan 3459 jiwa dari penyalahgunaan narkoba,”kata Heri usai pemusnahan.

Dalam waktu ini, kata Heri pihaknya juga akan memusnahkan barang bukti sabu hampir dua kilogram dan 12528 butir pil ekstasi. “Rencananya pemusnahan barang bukti ini akan dilakukan setelah idul adha mendatang,”pungkasnya. (*)