Sasar Pelajar dan Masyarakat Umum

Foto : Rian/PP BAGI : Ketua TP PKK, Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu bersama Wakil, Hj Reni Indahyani SKM MSi membagikan masker di Jalan Padat Karya depan SDN 56 Kelurahan Gunung Ibul.

SILAMPARI ONLINE

PRABUMULIH – Antisipasi bahaya kabut asap mulai menyelimuti Bumi Seinggok Sepemuyian, Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Tim Penggerak PKK mulai membagikan masker sebagai perlindungan. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), dr Hesti Widyaningsih MKes MARS menerangkan, kalau telah menyediakan 6 ribu masker, sengaja dibagi untuk masyarakat sebagai perlindungan bahaya gangguan pernapasan akibat kabut asap.

Muat Lebih

“Kabut asap kan rentan, gangguan pernafasan. Makanya, kita bagikan masker. Secara bertahap, hari ini (kemarin, red) sekitar seribu masker kita bagikan di Jalan Padat Karya ini,” terang Hesti kepada awak media, kemarin (19/9).

Kata dia, sebanyak 6 ribu masker tersebut dibagikan secara bertahap menyasar pelajar dan masyarakat umum. Khususnya, sekolah-sekolah dan juga pengendara sepeda motor. “Kabut asap di Prabumulih, khususnya di pagi hari mulai tebal. Dibagikan masker ini, langkah pencegahan sehingga terhindar dari gangguan pernafasan,” bebernya.

Diakuinya, informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), intensitas kualitas udara di Kota Nanas ini memang masih relatif normal. “Tetapi, memang perlu dilakukan langkah pencegahan. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, kemungkinan 6 ribu masker habis dibagikan sekitar satu minggu,” bebernya. Sambungnya, pihaknya juga akan mengeluarkan imbauan bagi masyarakat ditandatangani Walikota (Wako), sebagai bentuk informasi masyarakat. “Agar mewaspadai dan hati-hati terhadap kabut asap mulai menyelimuti kota ini,” tandasnya.

Terpisah, Ketua TPP PKK, Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu menambahkan, kalau pembagian masker ini bentuk kepedulian bagi masyarakat dan pelajar, untuk antisipasi bahaya kabut sudah rutin menyelimuti Prabumulih. “Iya, masker mulai kita bagikan sebagai langkah pencegahan dan perlindungan bahaya kabut asap bagi pelajar dan masyarakat umum,” ucapnya. Lanjutnya, masker dibagikan ini jelas memberikan manfaat bagi perlindungan bagi masyarakat. “Secara bertahap memang, kita bagikan masker stok dari Dinkes ada 6 ribu,” pungkasnya. (03)