Satnarkoba Polres Lubuklinggau Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kg di Lubuklinggau dan Muba

  • Whatsapp
Kasat Narkoba Polres Lubuklinggau Iptu Sofyan Hadi menunjukkan Barang bukti sabu sabu 1 kg, Kamis (25/6/2020). Foto Rah Jainal Silampari Online

SILAMPARI ONLINE, LUBUKLINGGAU-Menjelang Hari Anti Narkoba International (HANI), Satnarkoba Polres Lubuklinggau dalam mencegah peredaran narkoba berbuah manis. Korps baju coklat ini, berhasil menggagalkan Narkoba jenis sabu-sabu masuk ke ‘Kota Berslogan Sebiduk Semare’ dan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin Asin (Muba).

Tersangka ada empat orang, masing-masing bernama Waluyo alias Uyot (34) Pekerjaan Buruh Bangunan, warga jalan Gotong Royong, Lingkungan 4 Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba Provinsi Sumsel, Nikmansyah alias Man (34) warga yang sama, Ariansyah alias Ari (28), warga Jalan Gotong Royong Lingkungan 4 Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba Provinsi Sumsel. Lalu Heri Purwandi alias Heri (29), warga Jalan Sulpra Huda No 7 RT 7 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau.
Keempat tersangka ditangkap tim Satnarkoba Polres Lubuklinggau, di Jalan Garuda Kel. Watas Kec.Lubuklknggau Barat I Kota Lubuklinggau, Selasa, 23 Juni 2020 sekira pukul 16.00 WIB.
Dalam penangkapan, Polisi mengamankan Barang Bukti (BB), berupa 1 (satu) buah bungkusan plastic Alumunium Foil warna hijau berisikan kristal-kristal putih yang diduga narkotika jenis Shabu berat keseluruhan kurleb 1040 (seribu empat puluh) Gram, 1 (satu) unit Hp Samsung Android warna hitam tanpa batery dan tanpa tutup casing belakang, (satu) unit R4 merk Toyota Inova warna silver No.Pol : 1530 P.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa didampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Kasat Narkoba Iptu Sofyan Hadi dalam press rilisnya mengatakan, kronologisnya, Selasa, 23 Juni 2020 sekira pukul 16.00 WIB, dilakukan penangkapan terhadap para tersangka di Jalan Garuda Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau, karena adanya informasi dari masyarakat bahwa para tersangka ada membawa narkotika jenis Shabu dari daerah Kepala Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.
“Menurut informasi shabu tersebut akan dibawa dan diedarkan ke Lubuklinggau dan Babat Toman Kabupaten Muba,” kata Kapolres.

Bacaan Lainnya

Kemudian personel Satuan Res Narkoba dibawah pimpinan Kasat Res Narkoba mengatur strategi untuk melakukan penangkapan terhadap para tersangka tersebut dengan cara memberikan APP. Lalu sekira pukul 15.00 WIB, bawah kendali Kasat Res Narkoba, personel sat Res Narkoba melakukan pencegatan terhadap para tersangka di daerah Perbatasan Lubuklinggau – Curup dan sekitar pukul 16.00 WIB, mobil R4 Inova warna silver BG 1530 P dan beriringan dengan sepeda motor jenis Supra warna Hitam tanpa No.pol. Selanjutnya, dilakukan pencegatan terhadap kedua kendaraan tersebut, setelah R4 yang berisikan tiga orang laki-berhasil diamankan. Sedangkan sepeda motor jenis Supra yang berboncengan dengan dengan seorang laki-laki memutar arah ke Curup dan dilakukan pengejaran, orang yang dibonceng sepeda motor tersebut melompat dari sepeda motor dan membuang sebuah bungkusan plastik ke pinggir jalan. Setelah itu lari masuk ke semak-semak lalu berhasil ditangkap yang bersangkutan mengaku bernama Waluyo alias Uyot.
Kemudian tersangka diperintahkan untuk mengambil kembali bungkusan tersebut dan dibuka bungkusan tersebut berisikan kristal yang diduga Shabu.
Sedangkan kawannya yang mengemudikan sepeda motor berhasil melarikan diri ke arah Curup, para tersangka setelah dilakukan intrograsi mengakui bahwa narkotika tersebut didapat dari seseorang didaerah Kepala Curup yang sebelumnya telah berhubungan melalui telpon dengan tersangka Nikmansyah alias Man.
“Janjian transaksi dipinggir Jalan daerah Kepala Curup,” ucapnya.
Guna kepentingan penyidikan, tersangka berikut barang bukti (BB) dibawa ke Polres Lubuklinggau.
“Tersangka tanpa hak atau melawan hukum menerima, membeli, menjual dan atau tanpa hak memiliki atau menguasai narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 (lima) gram dan perbuatan tersebut diduga dilakukan melalui permufakatan jahat,” terangnya.
Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Dan atau Pasal 112 ayat (2) jonpasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe saat dimintai tanggapan wartawan mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kinerja Polres Lubuklinggau khususnya Satnarko. “1 Juli, kita akan berikan suprise bagi anggota yang berhasil mengungkap kasus narkoba ini,” janjinya.

Laporan : Rah Jainal
Editor : Agus H