Satpol PP Gelar Rakor Tim Gabungan Dalam Penerapan Covid-19

SILAMPARI ONLINE,

Palembang – Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan Menggelarkan Rapat Koordinasi (rakor) tim gabungan Pengendalian,Pengawasan, Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman pada situasi Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan, di Aula Praja Wibawa Satpol PP provinsi Sumsel, selasa (8/9/2020).

Bacaan Lainnya

Rapat dibuka oleh Kasat Pol PP Sumsel Aris Saputra S.Sos.M,Si didampingi oleh Kabid Pol PP Provinsi Sumsel Fedrian Melian dan dihadiri oleh seluruh anggota satgas TNI-Polri, Kejaksaan Tinggi Sumsel, Pengadilan Tinggi, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, Biro Hukum, pariwisata, Tokoh adat, SKPD, OPD, Dinas Kesehatan serta BPBD.

Kasat Pol PP Provinsi Sumsel mengatakan,rapat koordinasi bertujuan untuk memberikan pembiasaan dan kedisplinan masyarakat dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, menjaga jarak sehingga produktivitas masyarakat tetap berjalan tetapi tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kita tidak melarang masyarakat untuk beraktivitas, tetapi masyarakat harus patuh dan melaksanakan protokol kesehatan itu dengan baik. Saya menjaga anda, andapun menjaga saya, jadi masyarakat diwajibkan seperti itu,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, bahwa sekarang ini satgas yang pertama belum ada sanksi, artinya hanya edukasi, sosialisasi, dan pembinaan. Satgas telah memberikan sanksi sesuai dengan tahapannya. Adapun sanksi-sangsinya adalah ringan, menengah dan sanksi keras. Sanksi ringan yaitu teguran-teguran lisan. Sanksi menengah yaitu dengan cara peenutupan usaha, dan sanksi beratnya bisa menutup tempat usaha, mencabut izin usaha dan serta ada sanksi tindakan kepolisian dan sosial hukum.

“Tentunya Bapak Gubernur Sumsel mengharapkan agar masyarakst agar benar-benar mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan demi kesehatan kita bersama,”ujarnya.

Dia juga berharap agar mematuhi protokol kesehatan yang harus bersih dan sehat. Dan jika tidak ada kepentingan jangan keluar rumah dahulu atau kalau tidak terlalu berkepentingan tidak usah keluar rumah dahulu atau kumpul-kumpul dulu demi menjaga kebaikan dan kesehatan kita bersama,”pungkasnya. (vin)