Satria Dikenal Berprestasi

Almarhum Satria Airlangga semasa hidup. foto Tribunnews

SILAMPARI ONLINE

PALEMBANG – M Satria Erlangga (19) yang ditemukan tewas gantung diri di indekostnya , dikenal dengan sosok berprestasi dan ramah. Mahasiwa jurusan Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya (Polrsi) ini, tak hanya berorestasi di bidak akademik saja namun di bidang musik seperti beatbox ia juga berprestasi.

Muat Lebih

Hal ini diungkapkan salah satu teman komunitas beatbox almarhum, ia sangat terkejut dengan kepergian Satrria yang begitu cepat. “Kami tidak menyangka, karena keseharian orangnya enjoy, tidak pernah cerita ada masalah,” ucap salah seorang rekan komunitas Satria yang datang dari Lubuklinggau, saat ditemui di TPU Puncak Sekuning, Minggu (15/9).

Sedangkan Torik, rekan satu kampus Satria menuturkan, terakhir ia bertemu korban setelah sama-sama sholat Jumat, karena setelah itu ia bersama teman-temannya yang lain, termasuk Satria sama-sama membubarkan diri.

“Setelah Jumat siang itu kami tidak ada kontak lagi, tiba-tiba sore kemarin dapat kabar seperti ini,” tutur Torik sembari menyebut semasa hidup Satria orang yang ceria, namun tak pernah bercerita mengenai persoalan yang sedang dihadapi.

Ditempat yang sama Ketua Jurusan Teknik Komputer Polsri Ir A Bahri Joni Malyan M.kom juga mengaku terkejut dengan kematian salah satu mahasiswanya tersebut dan pihaknya turut prihatin terhadap apa yang menimpa Satria.

“Secara akademik, selama dua semester yang telah dijalani cukup baik, IPK-nya 3,4. Pergaulan sehari-hari juga bagus, tapi kami tidak tahu jika ada persoalan lain yang sedang dihadapi,” katanya.

Ditambahkan Bahri, sepengetahuan pihaknya jika korban baru sejak tanggal 2 September lalu tinggal di tempat kos tersebut, karena selama ini menetap di rumah neneknya, di Jalan Letnan Murod, Lorong Damar, KM5 (rumah duka -red).

Diberitakan sebelumnya, Seperti korban yang merupakan warga Marga Mulya, Lorong Cempaka, Lubuklinggau dan merupakan anak salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Mura ini tewas di kamar kos, Sabtu (14/9).

Korban ditemukan pemilik kos setelah membuka pintu menggunakan kunci cadangan, setelah dibuka saksi melihat korban sudah dalam posisi leher terikat tali dan tergantung di kusen pintu kamar mandi.

*Sumber : Sumeks