Satu Pencuri Sarang Walet Masih DPO

Silampari Online

LUBUKLINGGAU
– Tiga dari empat tersangka pencuri sarang burung walet diringkus satreskrim Polres Lubuklinggau. Kawanan tersangka beraksi mengangkut dan menjual hasil curian sarang burung walet naik mobil sedan. 
Mereka ditangkap, Rabu (2/10) sekitar pukul 16.00 WIB yakni Andi Prana Wijaya (46), warga Jl Yos Sudarso, Kelurahan Jawa SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Lalu Adlu Danu Prawira (30), warga Jl Merpati, Kelurahan Bandung Kanan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II dan Irsan (31), warga Jl Garuda Merah, Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

“Masih satu orang lagi masih DPO (daftar pencarian orang) atas nama E,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono dalam rilis tangkapan didampingi Wakapolres, Kompol Raphael dan Kasatreskrim, AKP Rivo Lapou.

Muat Lebih

Kawanan pelaku mencuri sebanyak 10 kg sarang burung walet milik korbannya yakni Jauhari di Jl Yos Sudarso, Kelurahan Talang Jawa SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Pencurian tersebut terjadi pada 12 September 2019 sekitar pukul 07.00 WIB. Dan dilaporkan ke Polres Lubuklinggau pada 24 September. “Dari laporan tersebut kita lakukan penyelidikan. Sehingga kita bisa mengungkap kejadian tersebut dengan pelaku ada tiga orang, satu orang lagi masih DPO,” ungkapnya. 

Dalam aksinya, pelaku yang berjumlah empat orang tersebut masuk melewati ruko. Kemudian tersangka Andi membobol tembok dinding sarang burung walet milik korban menggunakan linggis, dongkrak, kayu, gunting dan besi.

“Para tersangka lalu mengambil sarang burung walet, kurang lebih 10 kg. Dan sudah dijual dengan uang Rp120 juta hasil penjualan itu,” ungkapnya. Usai mengambil sarang burung walet tersebut, para tersangka mengangkut dan menjualnya naik mobil sedan Honda Brio warna kuning BG 1641 HG. Dan menjualnya di daerah Bengkulu.

“Untuk penadah, karena ini baru ditangkap, diungkap, untuk 480-nya masih dalam proses tahap pengejaran. Identitas sudah diketahui sama penyidik,” jelasnya. Dari para tersangka disita barang bukti (BB) satu unit mobil Honda Brio warna kuning. Satu buah linggis dan satu sekrap. “Linggis untuk mencongkel, sekrap untuk mencongkel walet,” tegasnya. 

Dwi menambahkan, untuk sementara keterangan dari para tersangka mereka melakukan pencurian sarang burung walet baru satu kali. “Kalau keterangan dari pelaku, baru pertama kali. Tapi kalau kisaran-kisaran diluar sering mereka kecurian,” ungkapnya. Para tersangka atas perbuatannya dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Laporan : Aan Afriadi
Editor : Agus Hubya H