Satu Prajurit Dipecat

Foto : Rian/PP TES URIN : Yonzipur 2/SG, Letkol CZi Zamroni SSos mengecek hasil tes urin prajuritnya, kemarin.

Tes Urine Mendadak, Semua Prajurit Negatif

 

Muat Lebih

SILAMPARI ONLINE – Narkoba bagi TNI AD, khususnya lingkungan Yonzipur 2/SG diharamkan. Bahkan, satu prajurit terlibat narkoba tahun ini dipecat. Makanya, Danyonzipur 2/SG, Letkol CZi Zamroni SSos mewarning prajuritnya, untuk tidak coba-coba menyentuh narkoba.

“Tes urin secara acak, kita lakukan terhadap 40 prajurit merupakan bentuk pencegahan dan antisipasi. Hasilnya, semua negatif,” ujarnya kepada awak media, kemarin (9/12) usai tes urin di Lapangan Sepakbola Praka Pujatnoko, Kesatrian Balakarta.

Ungkapnya, penyalahgunaan narkoba di lingkungannya dikategorikan pelanggaran berat. Dan, jelas akan mendapatkan sanksi tegas dengan dilakukan pemecatan jika terbukti dimata hukum. “Bisa dipastikan, kalau ada prajurit kita terlibat narkoba kita proses secara hukum. Dan, bakal dipecat dari kesatuan. Makanya, sejak dini prajurit kita sudah kita wanti jangan sampai terjerat narkoba,” pesan perwira menengah (Pamen) berpangkat dua melati ini.

Sambungnya, tes urin ini dilakukan secara inten alias terus menerus. Sehingga, pencegahan dan antisipasi penyalahgunaan narkoba di Yonzipur bisa dioptimalkan. “Kita juga sudah mewanti, agar prajurit menjaga nama baik satuan. Narkoba, salah satu tindakan bisa merusak nama baik satuan,” bebernya.

Pasi 3/Pers, Lettu CZi Wahyudi menambahkan, selain tes urin bekerja sama dengan BNN. Prajuritnya diberikan penyuluhan bahaya dan dampak negatif penyalahgunaan narkoba. “Untuk meningkatkan pemahaman prajurit kita, mengandeng BNN memberikan penyuluhan dalam kegiatan P4GN,” pungkasnya. (03)