Satu Rumah di Lubuklinggau Hancur Diterjang Banjir

Rumah rata milik Iksan hancur karena diterjang banjir

SILAMPARI ONLINE,

Banjir bandang yang melanda Kota Lubuklinggau, Rabu (20/5/2020) pagi, menyebabkan tujuh rumah di Kelurahan Moneng Sepati Kecamatan Lubuklinggau Selatan II terendam banjir. Bahkan salah satu rumah ambruk karena terjangan banjir.

Bacaan Lainnya

Rumah yang ambruk tersebut berada di RT.2 Kelurahan Moneng Sepati, yakni milik Iksan. Juga ada rumah yang ambrol temboknya.

Ketua RT.2 Kelurahan Moneng Sepati Nur Burwanto, menjelaskan air sudah mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian pukul 09.00 WIB, air sudah masuk ke dalam rumah warga.

“Air masuknya perlahan. Dan rumah di tepi sungai ini memang sering kebanjiran, namun ini yang terbesar,” jelasnya.

Sementara itu Iksan, menjelaskan awalnya ia hendak pergi ke kuburan, karena ada tetangganya yang meninggal dunia. Namun ia dapat informasi dari temannya di Curup, bahwa hujan deras dan air Sungai Kelingi naik.

“Mulai pukul 06.00 WIB kan hujan. Pukul 08.00 WIB banjir sudah para. Barang-barang yang bisa kami ambil, kami ambil,” jelasnya.

Ia bersama keluarga kemudian lari menyelamatkan diri, mengetahui air semakin naik bahkan ada tanda-tanda rumahnya hendak hancur. “Kami sempati lari, ketiga anak saya dan istri semuanya selamat. Sekarang mereka saya ungsikan di rumah orang tua,” katanya.

Iksan menempati rumah itu bersama istri dan tiga anaknya. Rumahnya yang hancur berukuran sekitar 6 x 8 meter dengan dinding batu bata. Di lokasi kini hanya terlihat tumpukan batu bata bekas rumah Iksan.

Sementara itu di Kelurahan Batu Urip Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur I, diketahui ada empat rumah warga yang juga terendam akibat banjir ini. Yakni rumah Jon Mahesa, Iis, H Husin dan Zainal.(*)