Sebelum Rakor, Pejabat Pemkot di Rapid Antigen

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin rapat koordinasi (Rakor) tingkat Kota Lubuklinggau di ruang rapat BPKAD, Senin (11/1/2021).
Silampari Online,
 
LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin rapat koordinasi (Rakor) tingkat Kota Lubuklinggau di ruang rapat BPKAD, Senin (11/1/2021).
Sebelum Rakor dimulai, para peserta melakukan Rapid Antigen COVID-19 yang diinisiasi Dinkes Kota Lubuklinggau, dimana hasil tesnya bisa langsung diketahui positif atau negatif.
Dalam arahannya Wako menyampaikan, rakor ini merupakan yang kedua sekaligus berharap dapat memenuhi kebutuhan yang sifatnya inovatif, program prioritas dan program unggulan di setiap OPD.
Wako menjelaskan sesuai visi-misi Lubuklinggau menuju Kota Metropolis Madani, ada 12 program prioritas yang akan dilaksanakan, yakni pemberdayaan tempat ibadah, pemberdayaan organisasi kemasyarakatan, pencegahan korupsi, tunjangan daerah berbasis kinerja, layanan kesehatan, pendidikan gratis 100 persen, beasiswa S1,S2,S3, infrastruktur, lapangan pekerjaan, peningkatan objek wisata, dan layanan berbasis android.
“Misi RPJMD Tahun 2018-2023 adalah mewujudkan SDM yang berakhlak, berkualitas dan berkarakter, meningkatkan daya saing ekonomi, kesejahteraan sosial, meningkatkan infrastruktur daerah yang berwawasan lingkungan dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, sebagai upaya mewujudkan Lubuklinggau sebagai Kota Metropolis Madani,” paparnya.
Sedangkan kegiatan unggulan, meliputi membuat lembaga keuangan berbasis di masjid “Masjid Makmur Rakyat Sejahtera (MARASE)”, pembangunan industri hilir/pengolahan, serta pembangunan danau dan pantai buatan.
Wako mengatakan program Ayo Ngelong belumlah optimal, tetapi harus tetap diusahakan tetap berjalan. Penyebabnya karena masalah COVID-19.
“Program-program unggulan akan terus dipantau karena dari program unggulan tersebut menentukan kinerja dengan cara mengoptimalkan dana DAK,” tandasnya.
Dalam rapat, masing-masing OPD menjelaskan kegiatan prinsip, program prioritas dan program unggulan yang akan dijalankan sesuai anggaran yang tersedia. (rilis)