Seleksi Tertulis Bakal Calon Kades

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : RAHMAT/KONTRIBUTOR HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>SELEKSI :</strong> Keenam peserta seleksi tertulis bakal calon kades untuk pemilihan kades atar waktu Desa Kelumpang Jaya, Kecamatan Nibung tengah mengerjakan soal yang diberikan panitia, Selasa (8/1).

Silampari Online,

MURATARA – Guna mengisi kekosongan jabatan kepala desa (kades), Pemerintah Kabupaten Muratara menyelenggarakan pemilihan kades antar waktu untuk Desa Kelumpang Jaya, Kecamatan Nibung.

Muat Lebih

“Hari ini prosesnya sudah memasuki tahapan seleksi tertulis bakal calon kades,” kata Kepala Dinas PMDP3A Muratara, Ibrahim Rusdi melalui Kabid Pemerintahan dan Otonomi Desa, Zulyan Putra, Selasa (8/1).

Dia menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Muratara Nomor 6 Tahun 2017, menyatakan apabila terdapat kepala desa yang berhenti, baik mengundurkan diri, meninggal dunia, diberhentikan, atau tidak memenuhi syarat sebagai kades dengan sisa masa jabatan lebih dari satu tahun, maka harus diadakan pemilihan kades antar waktu.

“Kalau sisa masa jabatannya di bawah satu tahun maka tidak dilakukan pemilihan kades antar waktu, cukup dengan melantik Penjabat (Pj) kepala desa,” jelasnya.

Menurut Zulyan, saat ini ada dua desa di Kabupaten Muratara yang kekosongan jabatan kepala desanya, yakni Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung dan Desa Surulangun Kecamatan Rawas Ulu.

“Kalau Desa Kelumpang Jaya kadesnya meninggal dunia, kalau Desa Surulangun kadesnya mengundurkan diri karena mau mencalonkan diri sebagai anggota DPRD, tapi yang sudah siap melaksanakan pemilihan kades antar waktu baru Desa Kelumpang Jaya, kalau Desa Surulangun masih proses penyusunan kepanitiaan pemilihan,” tambahnya.

Lebih lanjut Zulyan membeberkan, terkait teknis pelaksanaan pemilihan kades antar waktu tersebut sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 81 tentang pergantian antar waktu (PAW) kepala desa.

“Teknisnya kalau yang akan mencalonkan diri sebagai kades lebih dari tiga orang, maka kita adakan seleksi tertulis, seperti di Desa Kelumpang Jaya saat ini ada 6 orang bakal calon kades,” bebernya.

Seluruh peserta seleksi akan disuguhkan sebanyak 100 pertanyaan berbentuk pilihan ganda, terdiri dari 50 soal tentang UUD 1945 dan Pancasila, 30 soal tentang pemerintahan, dan 20 soal tentang sosial, budaya dan agama.

Setelah dilaksanakan seleksi tertulis, bakal calon kades yang mendapat nilai terbaik peringkat 1 sampai 3 akan ditetapkan menjadi calon kades yang berhak dipilih masyarakat pada pemilihan kades nantinya.

“Bagi yang terpilih nanti selamat berjuang mengikuti pencalonan, dan bagi yang tidak terpilih nanti legowo saja, karena pelaksanaan seleksi ini secara terbuka,” pungkasnya. (KHS-01)