Sengatan Listrik Ancam Warga

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Sebatang tiang listrik yang berada di tengah pemukiman warga di Dusun II Desa Aurgading, Kecamatan Tebing Tinggi, dirasakan warga mengadung sengatan aliran listrik, yang diduga berasal dari kabel listrik tegangan menengah yang ada di atasnya, karena kondisi tiang yang terbuat dari beton tersebut dalam keadaan basah, akibat diguyur hujan semalaman, Kamis (22/2).

Muat Lebih

Hal ini tentu sangat berbahaya, lantaran aliran listrik tersebut dapat berakibat fatal bagi masyarakat di sekitar, jika sewaktu-waktu tanpa sengaja dipegang warga. Karena itu warga setempat berharap agar pihak PLN dapat segera memperbaiki jaringan listrik yang ada di atas tiang tersebut.

“Memang ada rasa gatal seolah digigit semut,” cetus Legi Laula (4), salah seorang anak yang baru duduk di PAUD, yang mengaku sempat terpegang tiang tersebut.

Perasaan tersengat aliran listrik saat memegang tiang itu juga dirasakan Rika (29) seorang ibu rumah tangga. Saat itu ketika dirinya hendak mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di area tersebut, tanpa sengaja dia juga terpegang tiang itu.

“Ya, waktu memegang anak yang asik bermain. Aku merasa ada sengatan listrik, memang tidak terlalu kuat tapi ini bisa membahayakan,” ujarnya.

Diapun berharap, ada peninjauaan dari pihak PLN pada tiang itu, untuk menghindari akibat yang berkemungkinan terjadi. Terlebih lokasi tiang berada tepat di samping rumah bahkan sering dilalui warga. “Kami minta pihak yang terkait untuk cepat melakukan tindakan, kalau baru terpasang sudah membahayakan. Bagaimana jika didiamkan dalam waktu yang lama,” katanya.

Sementara itu, Manager PLN Rayong Tebing Tinggi, Hendri mengaku belum mendapat laporan terkait tiang listrik tersebut. Karena itu kedepannya dia berharap masyarakat dapat segera mealaporkan ke pihaknya, jika melihat adanya jaringan listrik yang mengancam keselamatan.

“Saat hujan deras, banyak hal yang harus kita hindari dan jangan sampai memegang tiang listrik sebelum, saat dan setelah hujan turun. Selain itu, seseorang tidak boleh bermain atau bekerja di sawah, sungai, karena air sebagai penghantar arus listrik yang baik,” himbaunya

Diapun meminta adanya kerjasama dan pengertian dari masyarakat, terkait jaringan listrik yang sering terganggu oleh tanaman warga atau unsur kesengajaan yang dilakukan oknum tak bertangung jawab. Masyarakat juga diharapkan bisa membantu dalam mengatasi permasalahan jaringan listrik.

“Jika diizinkan ataupun masyarakat meminta bantuan untuk membersikan pohon yang berpotensi mengangu jaringan, kami siap dan justru sangat berterima kasih,” pungkasnya. (HS-04)