Setahun Mengabdi, KPU Mura dan Jajarannya Sukses Menghilangkan Citra Zona Merah

SILAMPARI ONLINE,

MUSI RAWAS – Baru  setahun  menjalankan tugas,  lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas (Mura) sejak dilantik oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman di Hotel Horison Palembang, Senin 7 Januari 2019 lalu, menunjukkan hasil memuaskan.

Muat Lebih

Betapa tidak, kelima Komisioner KPU Mura periode 2019-2024 tersebut, berhasil tampil cemerlang dan dapat mengikis citra negatif jajaran penyelenggara pemilu di Kabupaten Mura yang sempat mendapat predikat ‘Zona Merah’ pemilu dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Bahkan, jajaran Komisioner KPU Musi Rawas periode 2019-2024 tersebut juga berhasil meningkatkan jumlah partisipan di Pemilu 2019 lalu dengan persentase partisipasi masyarakat mencapai 86 persen.

Adapun lima Komisioner KPU Mura periode 2019-2024 tersebut yakni, Anasta Tias selaku Ketua, Apandi selaku Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Syarifudin Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas).

Kemudian, Wahyu Hidayat Setiadi menjabat Komisioner Divisi Program dan Data, serta Komisioner wanita pertama sepanjang sejarah KPU Mura, Ania Trisna yang menjabat Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan.

Setelah resmi dilantik, tugas berat berupa pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg 2019, langsung dihadapi lima Komisioner KPU Mura tersebut. Tak tanggung-tanggung, dua Pasangan Calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden, 429 Daftar Calon Tetap (DCT) legislatif dari 15 partai politik (parpol) dan enam daerah pemilihan (dapil) berkontestasi di ajang Pemilu 2019 lalu.

Moncernya kinerja jajaran Komisioner KPU Mura tersebut, tentunya juga tak lepas dari dukungan dan arahan jajaran kesekretariatan KPU Mura yang dikomandoi Sekretaris KPU Mura, H Nailul Azmi beserta staf dan terjalinnya kerjasama serta koordinasi apik dengan seluruh stakeholder terkait yang terlibat pelaksanaan Pemilu 2019, seperti Pemerintah Kabupaten Mura, TNI-Polri, Bawaslu Mura hingga seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Mura.

Beberapa tanggapan, komentar dan saranpun, terkait kinerja jajaran KPU Mura dalam melaksanakan Pemilu 2019. Seperti disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Mura, Azandri SIP yang mengapresiasi kinerja seluruh jajaran KPU Mura, Kodim dan Polres Mura dalam menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilu 2019.

“KPU beserta jajaran dan Aparat Kepolisian maupun TNI sudah bekerja ekstra keras dan sungguh-sungguh, selama tahapan-tahapan pelaksanaan pemilu 2019 lalu. Sehingga pesta demokrasi di Mura tetap dalam keadaan aman dan kondusif sesuai harapan kita semua dan prosesnya berjalan dengan jujur, adil, transparan, obyektif dan terbuka,” ujar Azandri.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mura periode 2019-2024, Firdaus Cik Olah (FCO) menilai, kinerja KPU Mura sudah cukup baik. Sebab, kata FCO saat Pemilu 2019 tidak ada catatan negatif kepada penyelenggara dalam pelaksanaannya.

“Kedepan, khususnya di Pilkada Mura 2020, kami minta jajaran KPU Mura tetap selalu menjaga netralitasnya agar tercipta demokrasi yang baik di Kabupaten Mura. Terlebih dalam waktu dekat, rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan agar benar-benar memilih person yang punya kemampuan dan bisa berjalan sesuai aturan,” tutur FCO yang juga Bakal Calon Bupati Mura dari Partai Golkar di Pilkada 2020.

Senada, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mura, Hendra Adi Kusuma yang juga merupakan salah satu kontestan di Pemilu 2019 lalu, mengapresiasi dan mengakui bahwa kinerja jajaran KPU Kabupaten Mura di Pemilu 2019 terbilang sudah cukup memuaskan. “Kami berharap, dalam melaksanakan Pilkada Serentak 2020 ini, KPU Mura dapat lebih meningkatkan kinerjanya lagi. Mengingat Pilkada Mura 2020 adalah penentuan siapa pemimpin Kabupaten Mura satu periode kedepan,” ujarnya.

Bahkan, Ketua Bawaslu Mura, Oktureni Sandhra Kirana juga berpendapat bahwa kinerja jajaran KPU Mura sudah cukup baik dalam pelaksanaan Pemilu 2019 lalu.

Meski demikian, Reni meminta kepada seluruh jajaran KPU Mura untuk lebih meningkatkan kinerjanya, terutama dalam menghadapi Pilkada serentak 2020. “Kami (Bawaslu Mura, red) berkeyakinan KPU Mura bisa bekerja lebih baik ke depan, khususnya di Pilkada Mura 2020, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Reni.

Kinerja KPU Mura pantas diapresiasi agar pelaksanaan Pilkada Mura 2020 ini, bisa lebih baik lagi. Seperti yang telah dilakukan KPU Mura. (ADV)

Laporan : Agus H

Sumber : KPU Mura