oleh

SLRT untuk 4 Sasaran Penting

-Tak Berkategori-398 Dibaca

Silampari Online, 

MUSI RAWAS- Sedikitnya 157.433 jiwa masyarakat di Bumi Lan Serasan Sekentenan masih berstatus sebagai warga miskin.  Jumlah tersebut berdasarkan pendataan melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Mura, Agus Susanto kepada Harian Silampari, Selasa (6/3) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil pendataan terakhir dari 410.206 jiwa masyarakat yang berada di 14 kecamatan, sedikitnya 157.433 jiwa sebagai warga miskin. Sisanya 252.773 masuk dalam kategori status masyarakat mampu. “Kita menjaring warga miskin dan rentan dengan pendataan melalui SLRT yang telah berjalan sejak sejak Januari 2017 lalu,”jelasnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk sementara ini hasilnya diverifikasi dan validasi basis data terpadu tahun 2015. Dimana ada petugas fasilisator yang melakukan pendataan tingkat Desa dan diperiksa oleh suvervisor oleh tingkatan Dinsos. “SLRT ini bertujuan untuk 4 sasaran penting. Diantaranya sistem layanan dan rujukan terpadu, melakukan Integrasi Informasi dan layanan, kemudian dilanjutkan melakukan Identifikasi keluhan rujukan dan penanganan keluhan,”terangnya.

Menurutnya, untuk hasil pendataan secara dinamis serta sewaktu-waktu berubah. Dimana, tindak lanjut dari pendataan ini akan disampaikan ke pusat melalui Pusdatin Kemensos Republik Indonesia untuk diperbaiki jika ada permintaan yang diperlukan dan diupdate melalui sistem pemuktahiran. “Kalau untuk sasarannya tingkat kesejahteraan 10-40 persen berdasarkan barometer TNP2K dan nantinya menjadi prioritas dan bantuan sosial miskin dan rentan,”paparnya.
Selain itu, pendatan SLRT ini juga untuk perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan. Dimana kalau untuk basis data terpadu dari TNP2K penduduk miskin dan rentan di Kabupaten Mura sebanyak 151.000 ribu. Sedangkan, dari pendataan SLRT bertambah 157.433 jiwa dan diprioritaskan menerima manfaat program-program perlindungan sosial serta pengentasan kemiskinan. “Untuk pengentasan kemiskinan tentu semua melibatkan setiap OPD baik bantuan sosial Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program lain2,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Identifikasi dan Penguatan Kapasitas Anggraeni Triwahyuni, menjelaskan, dari 151 ribu penduduk miskin di Bumi Lan Serasan Sekentenan sudah divalidasi ulang oleh para petugas. Dimana, untuk penambahan jumlah penduduk miskin baru 157.433. “Kalau penambahan penduduk miskin di Mura yang baru mencapai 157.433 dari tahun 2015 sebanyak 151 ribu. Namun, kendati begitu jumlah tersebut sewaktu-waktu bisa berubah,”pungkasnya. (HS-02)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel