oleh

Spesialis Jambret Ditembak saat Melarikan Diri

-Tak Berkategori-333 Dibaca

Silampari Online, 

LUBUKLINGGAU – Dua pelaku penjambretan yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Lubuklinggau Timur dan Polsek Lubuklinggau Selatan, Selasa (21/3), diringkus aparat kepolisian. Penangkapan tersangka dipimpin langsung Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Hadi Sutrianto dan Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Aprinaldi. Kedua tersangka yakni inisial AR (27) dan BA (24). Awalnya diringkus AR, Selasa (20/3) sekitar pukul 07.30 WIB di rumahnya belakang Kantor BNN, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan yang bersarang dipaha kanannya lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap. Selanjutnya Polisi melakukan pengembangan. Selang beberapa jam, diringkus BA di tempat tinggalnya di Jl Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Tersangka BA ditangkap tanpa perlawanan.

“Penangkapan setelah dapat informasi keberadaan mereka. Kemudian kita berkoordinasi dengan Kapolsek Lubuklinggau Timur,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Aprinaldi.

Catatan Polisi, tersangka AR pernah melakukan jambret diwilayah hukum Polsek Lubuklinggau Selatan dan enam TKP diwilayah hukum Polsek Lubuklinggau Timur. Dan AR bersama BA pernah melakukan aksi jambret dengan AR didepan toko Istana Es dan di depan Ex Pom bensin di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.
Selain itu, tersangka AR juga pernah melakukan aksi jambret dengan DO (DPO). Aksi jambret AR dan DO di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Timur I dengan korban Risda (32), anggota Persit, warga Gg Aneka Irama, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Hal Itu berdasar LP/B-209/XII/2017/ Sumsel/Resllg/ Sek.Llg.Sel, 5 Desember 2017.
Korban alami kerugian satu buah tas jinjing warna hijau yang berisikan uang tunai Rp5 juta. Lalu satu unit ponsel merk Samsung, kartu BPJS, KTP dan SIM C atas nama korban.
Dalam beraksi, peran tersangka AR sebagai joki naik motor Vixion warna hitam dari arah pasar memepet sepeda motor korban yang mengendarai motor sendirian. Saat itu tersangka DO yang duduk dibelakang AR langsung menarik tas sandang korban sehingga korban terjatuh. Lantas tersangka mengambil tas korban lalu melarikan diri. “Selesai beraksi, AR dan DO mampir ke rumah temannya AK di Kelurahan Lubuk Aman dan mengeluarkan isi tas korban mengambil ponsel, surat-surat dan uang tunai yang ada di dalamnya. Sedangkan ponsel Samsung dibeli oleh AK senilai Rp800 ribu,” jelasnya.
Keterangan tersangka, bahwa motor Vixion yang digunakan untuk melakukan aksi jambret merupakan milik AR. Dan motor itu telah dijual ke wilayah Kabupaten Mura dengan perantara FR warga PUT (Bengkulu) seharga Rp5.500.000.
“Tersangka AR juga pernah melakukan jambret dengan D (DPO) di depan Bank Sumsel Syariah, Kelurahan Taba Koji, Lubuklinggau Timur I. Lalu AR juga pernah menjambret dengan AF (sudah meninggal dunia) di depan bengkel motor dekat SDN 38, Kelurahan Taba Jemekeh,” bebernya.
Ditangkapnya tersangka AR, Polisi mengamankan barang bukti (BB) satu buah helm warna hitam merk GM dan 4 lembar baju bayi yang dibeli AR menggunakan uang hasil jambret.

Ditempat terpisah Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Hadi membenarkan tertangkapnya tersangka BA berawal dari pengakuan tersangka AR. Sudah enam TKP diwilayah hukum Polsek Lubuklinggau Timur. Salah satu diantaranya di depan Toko Istana Es dan di depan Ex Pom Bensin, Kelurahan Taba Jemekeh. “Saat ini tersangka AR telah diamankan di rutan Polsek Lubuklinggau Selatan sedangkan tersangka BA mendekam di rutan Polsek Lubuklinggau Timur guna proses selanjutnya,” pungkasnya.(HS-09)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel